17 Mei 2021

PLN Kalselteng, Jamin Ketersediaan Listrik Selama Ramadhan

2 min read

Pj gubernur Kalsel (baju putih) saat menerima kunjungan jajaran PT PLN wilayah Kalselteng pada Rabu (21/04) di Banjarmasin

Banjarmasin – General Manager (GM) PT PLN Wilayah Kalselteng, Tony Bellamy dan rombongan melakukan kunjungan serta silaturahmi dengan Pj Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Safrizal ZA di rumah dinas gubernur, pada Rabu (21/04) di Banjarmasin.

Dalam dialog, Tony dan jajaran menyatakan kesiapan mereka mendukung kelancaran kegiatan ibadah umat Islam selama Ramadhan hingga lebaran nanti, dengan kesiapan pasokan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Kita siapkan 35 posko dengan 1.088 personel ditambah 350 kendaraan roda empat dan roda dua untuk mengamankan pasokan listrik sepanjang bulan puasa ini, dan Hari Raya Idul Fitri nantinya,” ujar Tony di hadapan Pj Gubernur.

Selain itu, 1.450 personil oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (PLN UIKL Kalimantan) di seluruh Kalimantan juga disiagakan. Hal itu dilakukan, ujar Tony, dalam rangka memberikan pelayanan maksimal untuk kenyamanan masyarakat dalam menjalani aktivitas dari rumah dan khususnya masyarakat yang sedang menjalankan ibadah selama Ramadhan.

Diinformasikan juga, saat ini Kelistrikan di Kalselteng terbagi dalam 4 subsistem (isolated) dan sistem yang telah interkoneksi dengan sistem Mahakam, sehingga lebih handal dengan 37 gardu induk, 388 penyulang dan 17.245 gardu distribusi dengan jumlah pelanggan 2 juta lebih.
Perkiraan beban puncak pada malam Ramadhan dan Idul Fitri sebesar 1.265 MW, dengan daya mampu pembangkit sebesar 1.850 MW, maka PT PLN Kalselteng masih mempunyai cadangan daya sebesar 585.4 MW.

General Manager Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Kalimantan (UIKL Kalimantan), Daniel Eliawardhana menambahkan, melihat kapasitas yang tersedia, suplai listrik di bulan Ramadhan dipastikannya aman.

“Pasokan pembangkit kami memiliki cadangan lebih dari 500 MW dan 1.450 personil di seluruh Kalimantan disiagakan,” ujarnya.

Diingatkan, apabila terjadi gangguan atau memerlukan informasi seputar kelistrikan, PLN telah menyediakan produk layanan yang bisa diakses secara online oleh masyarakat dalam satu genggaman, melalui aplikasi PLN Mobile.

Dalam hal ini, Pj Gubernur Safrizal tetap mengingatkan umat muslim yang melaksanakan ibadah Ramadhan di masjid, langgar atau musala, tetap memperhatikan protokol kesehatan yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan pakai sabun.

“Kalau tidak menerapkan prokes, saya matikan listrik dengan meminta PLN nantinya,” ujar Safrizal dan langsung disanggupi Tony.

Diinformasikan juga saat ini PLN Kalselteng menghadapi persoalan penurunan penjualan kwh yang berdampak pada pendapatan. Rata-rata penurunan dari segmen industri dan bisnis, selain kalangan sekolah, kantor-kantor dan pemerintahan.

“Rata-rata 5 – 10 persen penurunannya,” ucap Tony yang datang ke rumah dinas Gubernur Kalsel menggunakan mobil listrik berbasis baterai itu. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.