7 Mei 2021

Tetapkan PSU 9 Juni, KPU Kalsel Masih Kekurangan Dana 9 Miliar

2 min read

Ketua KPU Kalsel saat memberikan keterangan pada Kamis (25/03).

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengelar rapat pleno tertutup di kantor sekretariatnya jalan Ahmad Yani kilometer 3,7 Banjarmasin pada Kamis sore (25/3). Rapat pleno ini membahas soal jadwal pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) dan juga hal lainnya terkait PSU di 7 kecamatan di 3 kabupaten kota di Kalimantan Selatan. Hasil rapat pleno itu akhirnya memutuskan, bahwa PSU akan diselenggarakan pada Rabu, 9 Juni 2021 mendatang.

“Kesepakatan hasil rapat tadi, bahwa pelaksanaan PSU adalah pada hari Rabu tanggal 9 Juni 2021. Jadi setelah lebaran. Ini juga akan dikonsultasikan lagi ke KPU RI,” ujar Ketua KPU Kalsel, Sarmuji, usai rapat kepada wartawan.

Tidak hanya membahas soal jadwal pelaksanaan, rapat KPU ini juga membahas semua persiapan yang akan dilakukan. Mulai dari persoalan teknis, kesiapan logistik hingga masalah anggaran.

“Soal logistik, kami akan siapkan dari April sampai Mei. Jadi pengadaan logistik ini yang agak lebih panjang waktunya,” jelas Sarmuji.

KPU juga sudah memperkirakan besaran dana untuk keperluan pelaksanaan PSU.

Yakni mencapai 19 miliar rupiah.

“Sisa pilkada 2020 lalu, masih ada anggaran sebesar 10 miliar rupiah.  Mudah-mudahan ada tambahan juga dari kabupaten kota. Namun jika masih ada kekurangan sedikit, kami akan minta ke pemerintah provinsi,” katanya.

Estimasi biaya hingga Rp19 miliar itu, menurut Sarmuji, paling banyak adalah untuk mengurus anggaran perekrutan PPK dan KPPS.

“Kami perkirakan sekitar 60 persen anggaran, digunakan untuk membayar honor para petugas PPK dan KPPS,” katanya.

Lebih jauh, untuk perekrutan PPK dan KPPS baru, juga sudah dijadwalkan pada 2 April. Dimana KPU bakal merekrut badan ad hoc ini sebanyak 5.764 orang.

“Selain merekrut petugas ad hoc, kami juga akan tetap melalukan sosialisasi di 7 kecamatan yang akan  melaksanakan PSU. Tapi yang pasti kampanye tidak ada. Mudah-mudahan kawan-kawan dari parmas bisa optimal mensosialisasikan ini,” harapnya.

Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), PSU digelar 827 TPS di 7 Kecamatan di 3 kabupaten/kota di Kalsel, dengan total 267.460 pemilih. Yakni di kecamatan Binuang, Tapin, di 24 TPS dengan total 7.101 pemilih. Kecamatan Banjarmasin Selatan kota Banjarmasin, di 301 TPS dengan total 107.782 pemilih. Kemudian kecamatan Sambung Makmur, kecamatan Aluh-Aluh, kecamatan Martapura, kecamatan Mataraman, dan kecamatan Astambul,  Kabupaten Banjar, di 502 TPS dengan total 152.577 pemilih. (RIW/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.