10 Mei 2021

Kabupaten Banjar Dapatkan Bantuan 5.000 Rapid Antigen

2 min read

PJ gubernur Kalsel (kanan, baju biru) saat menyerahkan secara simbolis bantuan rapid antigen kepada bupati Banjar, pada Kamis (25/03)

BANJAR – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Dr Safrizal ZA menyerahkan 5.000 kit rapid test antigen kepada Pemkab Banjar, pada Kamis siang (25/3) di Martapura.

Bupati Banjar, Saidi Mansyur mengatakan, selain prokes yang dilaksanakan, kegiatan  3T merupakan upaya penanganan yang dilakukan Pemkab Banjar.

Disebutkan, data kasus COVID-19 di daerah ini per 24 Maret 2021, tercatat 1.853 kasus yang terdiri dari pasien sembuh 1.565 orang, meninggal dunia 75 orang dan kasus aktif 213 kasus.

Pemkab Banjar juga melakukan vaksinasi tahap pertama dan kedua  yakni untuk tenaga kesehatan sebanyak 3.967 orang, dan 1.987 petugas pelayanan publik.

Dikatakan Saidi, pasokan vaksin masih terbatas ke Kabupaten Banjar.

Karenanya, pihaknya pun menunggu arahan Pj Gubernur sembari terus berharap dukungan dan bimbingan  dalam upaya penanganan  kasus COVID-19.

Sementara itu, Safrizal yang datang bersama  konsultan kesehatan dari Korea Selatan itu mengingatkan lagi,  bahwa Kalsel masuk daerah prioritas penanganan COVID-19 sesuai SK Mendagri, sehingga seharusnya menempatkan masalah ini sebagai prioritas utama. Terutama pada kawasan yang mengalami kenaikan kasus, atau stabil tidak mengalami penurunan.

“Banjar merupakan daerah yang besar, karenanya kami dari pemprov  saling support, terutama dalam PPKM,” ujarnya.

Safrizal berharap Kalsel yang sekarang nomor 4 terbanyak penambahan kasus harian secara nasional ini, harus berupaya dengan strategi mencari sebanyak mungkin, orang-orang yang terpapar COVID-19.

Caranya, melalui rapid tes antigen yang harganya sekarang sekitar Rp159.000.

Alasannya menurut Safrizal, adalah untuk menekan jumlah penularan. Jumlah yang meninggal juga relatif banyak, hingga perlu ditekan lagi.

“Tes antigen itu untuk menemukan sebanyak- banyaknya orang yang diduga terpapar. Selain juga ditambah dengan pemakaian masker, cara paling murah dan mudah,” ujarnya.

Ia pun mengajak launching bersama pembagian masker dalam jumlah besar. Tujuannya, supaya rumah sakit tidak kewalahan lagi seperti tahun tadi.

Safrizal berjanji, bila 5.000 rapid tes antigen itu habis dalam satu minggu, Ia akan memberikan tambahan.

Sebelumnya, Pj Gubernur juga menyerahkan 500 kit tes antigen kepada Pemkab Tabalong pada Pencanangan  Sejuta Masker Jilid II dan Aplikasi RT Cegah COVID-19, akhir pekan ldi halaman Pendopo Bersinar, Tanjung. Sebelumnya, Pj gubernur juga menyerahkan bantuan 5.000 rapid antigen kepada pemko Banjarmasin. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.