7 Mei 2021

DPRD Banjarmasin: PTM Jadi Edukasi Prokes 5 M

2 min read

Suasana kunlap ke SMPN.

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) meminta, pelaksaan pembelajaran tatap muka (PTM), akan memberikan edukasi secara ketat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5 M.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Noor Latifah, saat diwawancara awak media.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Noor Latifah, kepada wartawan pada Kamis (25/3) usai melakukan kunjungan kerja ke lapangan, yaitu ke SMPN 29 yang berlokasi Kecamatan Banjarmasin Utara, dan SMPN 3 di Jalan Pangeran Antasari Kelurahan Karang Mekar Kecamatan Banjarmasin Timur menyampaikan, kedua sekolah yang dijadikan sampel ini, sudah ketat dalam menerapan protokol kesehatan (prokes), mulai dari ketersediaan tempat mencuci tangan dengan sabun di depan sudut ruang kelas, memakai masker, pengaturan jarak duduk, dan tidak berkerumun.

“Kami minta kepada pihak sekolah, dalam memberikan metode pelajaran, bukan hanya kisi-kisi persiapan ujian sekolah, namun terus disampaikan edukasi pentingnya di masa pandemi COVID-19, untuk menerapkan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” katanya.

Noor Latifah menyarankan, pihak sekolah juga harus menyediakan masker bagi para peserta didiknya, agar jika menemukan kondisi  masker yang dipakai sudah lusuh, maka segera diganti. Sehingga pembelajaran tatap muka ini akan berlangsung lancar dan sukses di lapangan. Mengingat setelah kalangan pelajar khusus SDN kelas VI dan SMPN kelas IX, juga nantinya akan diterapkan bagi peserta didik kelas yang lain yang kini masih menunggu arahan lebih lanjut.

“Kita apresiasi Disdik Kota Banjarmasin dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka. Karena hampir satu tahun metode daring (online), namun jangan sampai terjadi klaster di tingkat sekolah, apalagi semua tenaga pendidik sudah divaksin COVID-19,” pintanya.

Lebih lanjut Lala (sapaan akrabnya) menyampaikan, selama pelaksaan PTM ini, pihaknya akan terus selalu menjalin koordinasi dengan dinas pendidikan, dan dinas kesehatan, serta meminta semua sekolah juga lebih intens berkomunikasi, untuk bersama-sama mensukseskan program tersebut.

“Kami rencananya pada Jumat (26/3) akan kunlap, ke 2 SDN yang akan dijadikan sampel, terkait pelaksaan PTM,” tutupnya.

Suasana kunlap ke SMPN.

Seperti diketahui, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menggelar pembelajaran tatap muka, secara serentak sejak Senin (22/3) lalu. Namun khusus bagi siswa SDN kelas VI dan SMPN kelas IX saja, karena sebentar lagi akan dilaksanakan ujian sekolah (US). (NHF/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.