6 Mei 2021

Tabalong, Diusulkan Jadi Daerah Terbaik Penanganan COVID-19

2 min read

Pj gubernur Kalsel (mengibaskan bendera) saat melepas konvoi pencanangan sejuta masker di Tabalong pada Jumat (19/03)

Tabalong – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA menghadiri Pencanangan Sejuta Masker Jilid II dan Aplikasi RT Cegah COVID-19  di Kabupaten Tabalong, pada Jumat pagi (19/3). Kegiatan berlangsung di halaman Pendopo Bersinar, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak itu menerapkan protokol kesehatan cukup ketat.

Pj Gubernur sebelum melakukan pencanangan gerakan, menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang membantu penanganan pencegahan COVID-19 di daerah setempat, dan  5.000 rapid tes antigen kepada Pemkab Tabalong.

Safrizal mengapresiasi upaya  Pemkab Tabalong, dalam upaya pencegahan virus ini dan berhasil menjadi daerah terendah kasus COVID-19 di Kalsel.

“Mudah-mudahan nanti bisa saya usulkan menjadi salah satu daerah terbaik nasional,” ujarnya.

Menurut Safrizal, kebutuhan masyarakat memakai masker yang sesuai aturan, saat ini menjadi keharusan untuk mencegah bahaya yang lebih buruk.

Ia pun mengingatkan beberapa kebiasaan pemakaian masker yang salah, seperti tidak menutup hidung, pemakaian bolak-balik, terlalu lama atau tidak dicuci dengan bahan yang tepat.

“Pakai masker ini sudah teruji (efektif mencegah COVID-19,red),” ujarnya.

Selanjutnya, Safrizal mengajak semua pihak agar mendukung percepatan vaksinasi bagi masyarakat.

Terkait penggunaan masker ini, di banyak kesempatan, Safrizal mengatakan, kombinasi dari kedisplinan warga menggunakan masker berkualitas, disiplin menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) yang baik, dan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) di Kalsel, menjadi kunci efektivitas menekan penularan COVID-19 di Provinsi Kalsel.

Diingatkan juga, membaiknya angka penularan COVID-19 di Kalsel tidak boleh membuat lengah.

“Prokes dan 3T perlu segera ditingkatkan dan masker medis berkualitas menjadi salah satu hal paling utamanya,” pesan  pria yang juga menjabat Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri ini.

Sementara itu, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani mengatakan, pencanangan dilakukan karena pihaknya yakin pemakaian masker dan penegakan yustisi  protokol kesehatan, efektif menekan kasus penyebaran covid-19.

“Semua terlaksana berkat kebersaman semua pihak,” ujar Anang.

Pencanangan yang dirangkai konvoi mobil pembawa masker, diharapkan menjadi sarana informasi bagi masyarakat terhadap pentingnya masker dan protokol kesehatan.

Pencanangan gerakan sejuta masker pernah dilakukan Pemkab Tabalong pertama kali pada September 2020, dan dinilai menunjukkan hasil yang bagus. 

Masker yang terkumpul saat itu mencapai 1,3 juta buah. Sedangkan untuk Gerakan Sejuta Masker Jilid II hingga terkumpul lebih dari 1 juta masker.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan konvoi mobil untuk sosialisasi protokol kesehatan dan pembagian masker di semua desa.

Konvoi dimulai dari Pendopo Bersinar. Khusus desa dari Kecamatan Tanjung, Murung Pudak dan Tanta, rombongan berkeliling kota.

Sedangkan desa dari 9 kecamatan lainnya, setelah dilepas dari Pendopo Bersinar maka rutenya langsung menuju ke desa masing-masing.

Diharapkan aksi ini makin membuat masyarakat mengetahui pentingnya menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan di daeran terendah kasus COVID-19 se Kalsel ini. (BIROADPIM-RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.