7 Mei 2021

Cari Solusi Kemacetan Handil Bakti, DPRD Kalsel Gelar RDP Dengan Dinas Terkait

2 min read

BANJARMASIN – Viralnya kemacetan parah di daerah Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Pasalnya, mereka mendapatkan banyak tuntutan dari masyarakat yang berharap permasalahan ini segera dicarikan jalan keluar.

Terkait permasalahan tersebut, Komisi III DPRD Kalimantan Selatan bertindak cepat dengan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dinas terkait yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Selatan, Sahrujani, Rabu (17/3).

Secara bergantian Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan menyampaikan beberapa usulan, diantaranya Rosehan NB, SH yang mengusulkan agar jembatan lama Alalak I bisa difungsikan satu jalur untuk sementara guna mengakomodir kendaraan pribadi yang melintas.

“Selain itu, diharapkan ada petugas secara bergantian siaga di lokasi kemacetan untuk melancarkan arus lalu lintas,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Truck Indonesia (APTRINDO), Ali Musa Siregar bahwa jembatan Alalak 1 bisa difungsikan sementara agar dapat mengurai kemacetan parah yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

“Perlu kejelasan berapa ton dan ukuran angkutan yang dapat melintasi jembatan salim di kilometer 55 mataraman, yang juga merupakan pokok permasalahan kemacetan, agar armada angkutan anggotanya bisa melewati jalan tersebut,” tambahnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Kepala Balai Pengelola Jalan Nasional, Sauqi Kamal mengaku pihaknya sedikit terlambat mengatasi permasalahan yang ada, program pelebaran jalan sebenarnya sudah dilakukan.

”Pada waktu itu, sebelum proses lelang dilaksanakan, Kalimantan Selatan mengalami bencana banjir yang cukup parah, yang menyebabkan jalan Gubernur Sarkawi mengalami kerusakan,” jelasnya

Padahal menurut Sauqi, jalan Gubernur Sarkawi adalah jalan alternatif yang dapat mengurai kemacetan.

” Proses lelang sekarang sudah mulai berjalan kembali,” tambahnya.

Untuk masalah jembatan Alalak I yang diminta dibuka satu jalur, Sauqi meminta waktu untuk memperbaiki beberapa kerusakan yang terjadi di jembatan tersebut, agar aman dilewati kendaraan bermotor.

Sementara itu Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan yang juga mantan Bupati Barito Kuala, Hasanuddin Murad berpendapat bahwa perlu adanya komunikasi lanjutan dari hasil rapat kali ini ke PJ Gubernur Kalsel.

“Agar hasil yang didapat hari ini bisa dijalankan dengan baik, harus ada keputusan langsung dari Gubernur,” pungkasnya. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.