10 Mei 2021

KONI Kalsel Minta Anggaran PON Papua Ditambah

2 min read

Jumpa pers bidang pembinaan prestasi KONI Provinsi Kalsel secara virtual

BANJARMASIN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan meminta agar anggaran untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua mendatang ditambah.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kalsel Gusti Perdana Kusuma

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Provinsi Kalimantan Selatan Gusti Perdana Kusuma mengatakan, untuk anggaran keberangkatan mengikuti PON Papua masih kurang. Sehingga mereka meminta untuk adanya perubahan anggaran.

“Anggaran untuk ke Papua saat ini masih kurang,” ucap Gusti Perdana, dalam jumpa persnya kepada sejumlah wartawan, di Kantor KONI Provinsi Kalsel, Jumat (12/3).

Gusti Perdana mengatakan, untuk mengikuti PON Papua KONI Provinsi Kalimantan Selatan mengusulkan sebesar Rp30 miliar lebih.

Anggaran Rp30 M tersebut, lanjutnya, Rp12 miliar untuk keberangkatan, Rp4 miliar untuk sentralisasi, sisanya untuk anggaran KONI serta pembinaan.

“Untuk anggaran pembinaan karena ditarget 14 mendali emas, maka anggaran pembinaan inilah yang diperlukan anggaran yang lebih besar,” ucap Gusti Perdana.

Sedangkan, tambahnya, untuk anggaran keseluruhan ke PON Papua tersebut sebesar Rp35 miliar. Namun, untuk angka realnya setelah dikurangi maka didapatkan sebesar Rp29 miliar.

“Setelah dikurangi dari anggaran keseluruhan tersebut, maka didapatkan hitungan sebesar Rp29 miliar,” ujarnya.

Karena ini ada event PON seharusnya anggaran untuk PON ini yang lebih di utamakan.

Untuk menunggu anggaran pada perubahan mendatang, dikhawatirkan tidak sempat. Mengingat, pertandingan pada PON Papua sudah dimulai sebelum anggaran perubahan dikeluar.

“Biasanya pada anggaran perubahan baru keluar pada bulan Oktober, sedangkan pertandingan olahraga pada PON Papua sudah mulai dilaksanakan di bulan September,” tutur Gusti Perdana.

Seharusnya, tambah Gusti Perdana, anggaran untuk mengikuti PON Papua ini, seluruhnya berada di anggaran murni. Bukan menunggu tambahan pada anggaran perubahan.

“Permasalahan ini menjadi kesulitan kami untuk melakukan pembinaan,” ucapnya.

Seperti diketahui, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dana hibah kepada KONI Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengikuti PON Papua mendatang sebesar Rp 7, 24 miliar. (SRI/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.