6 Mei 2021

BBPJN XI Banjarmasin, Genjot Perbaikan Jalan Gubernur Syarkawi

2 min read

Kondisi jalan di wilayah Gubernur Syarkawi, Sungai Tabuk, Banjar. (Ist)

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XI Banjarmasin hingga kini tengah berupaya keras, agar akses infrastruktur jalan di kawasan Gubernur Syarkawi dapat kembali dilewati.

Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira mengatakan, terhambatnya perbaikan jalan di wilayah Gubernur Syarkawi, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, yang merupakan wewenang pemerintah pusat itu, disebabkan karena beberapa waktu lalu selalu terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi. Sehingga, mengakibatkan pengerjaannya pun terpaksa jadi terhambat.

Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar Desira

“Padalah sudah beberapa kali ditimbun batu untuk memperpadat jalan sebelum dilaksanakan perbaikan. Selain itu, kondisi curah hujan juga secara terus menerus turun dengan sangat deras dan ternyata juga memengaruhi,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, di ruang kerjanya belum lama tadi.

Kementerian PUPR RI, lanjut Fajar Desira, telah menganggarkan alokasi perbaikan infrastruktur tersebut sebesar Rp150 miliar.

“Anggaran sudah disiapkan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XI Banjarmasin, tinggal dikerjakan saja lagi,” ungkapnya.

Diakuinya, akibat kerusakan jalan Gubernur Syarkawi,  pendistribusian gas elpiji bersubsidi 3 kilogram menjadi terhambat. Mengingat, jalur utama dalam mempercepat akses pengiriman berada di daerah ini.

“Benar, karena kondisi hujan dengan intensitas tinggi akibatnya selain rusak hingga terhambat, imbasnya pun gas elpiji 3 kilogran menjadi mahal,” ucap Kepala Bappeda Kalsel, Fajar Desira.

Kabarnya, pemerintah,  sambung Fajar, hingga kini tengah berpikir keras agar akses tersebut dapat segera diperbaiki, supaya kedepan dapat kembali ditembus oleh sejumlah angkutan besar  pengangkut barang kebutuhan warga di Kalimantan Selatan.

“Pemerintah melalui BBPJN XI Banjarmasin terus memikirkan supaya jalan Gubernur Syarkawi dapat segera diperbaiki dan dapat kembali dilalui. Sehingga, akses ekonomi kembali lancar seperti sediakala,” pungkasnya. (RHS/RIW/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.