10 Mei 2021

Harga Gas Melon Tinggi, Disperindag Banjar Lakukan Sidak

2 min read

Ilustrasi antrian masyarakat membeli gas eliji 3 KG

BANJAR – Tingginya harga gas elpiji 3 KG, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar, melakukan Sidak (inspeksi mendadak) ke beberapa pangkalan. Seperti pangkalan Gas Elpiji yang berada di desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.

Kepala Disperindag Kab Banjar I Made Suryawati

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar, melalui Kabid Perdagangan Jimmy, kepada Reporter Abdi Persada FM, pada Jum’at (19/2).

Kabid Perdagangan Disperindag Kab Banjar Jimmy

Disampaikan Jimmy, dari hasil sidak, pihaknya tidak menemukan adanya kenaikan harga gas elpiji, yang dilakukan pangkalan. Namun, kenaikan gas elpiji justru terjadi pada pihak pengecer.

“Gas Elpiji 3 Kg ditingkat pengecer mencapai angka Rp40.000 sampai Rp50.000 pertabungnya, dan kenapa kami melakukan sidak ini, karena adanya informasi masyarakat bahwa harga ditingkat pengecer di Desa Gudang Hirang sampai 50 ribuan dan barangnya sulit didapat,” ungkap Jimmy,

Jimmy menambahkan, kenaikan gas elpiji 3 Kg yang mencapai hingga 55 ribu rupiah pertabung, menjadi perhatian serius bagi pihaknya, hal ini dikarenakan, beban masyarakat menengah kebawah menjadi bertambah akibat kenaikan ini.

“Sesuai amanat UU No 7 Tahun 2014 mengenai Perdagangan, Disperindag Kabupaten Banjar mempunyai tugas untuk memonitoring harga dan aurs pendistribusian gas elpiji, hingga ke pangkalan. Namun kami tidak mempunyai payung hukum untuk memonitoring gas elpiji hingga ke pengecer. Hal inilah yang menyebabkan pihaknya tidak bisa meng intervensi harga yang dijual pihak pengecer. Dan setiap pengecer pun menjual dengan harga yang berbeda-beda bahkan hingga 50 ribu rupiah pertabungnya,” lanjut Jimmy.

Dilanjutkan Jimmy, masyarakat diimbau, agar membeli gas elpiji 3 Kg, hanya dipangkalan, mengingat harga dipastikan tidak mengalami kenaikan, meskipun membeli di pangkalan, memakan waktu yang lama, karena banyaknya antrian para pembeli.

“Kalau dipangkalan Insya Allah harga Gas Elpiji melon normal, tidak ada kenaikan,” tutup Jimmy. (MRF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.