10 Mei 2021

Resmi Dilantik, Ini Harapan Mendagri Kepada Pj Gubernur Kalsel

2 min read

Suasana Pelantikan Pj Gubernur Kalsel oleh Mendagri Tito Karnavian, Senin (15/2)

BANJARBARU – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian atas nama Presiden RI secara resmi melantik Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil), Safrizal, sebagai penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan. Pelantikan berlangsung di Gedung Kemendagri dan diikuti oleh pejabat dilingkungan pemerintah Kalsel melalui virtual di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Senin (15/2).

“Seperti kita ketahui, Gubernur kalsel telah mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 12 Februari lalu. Kemudian dilanjutkan pelaksana harian yang merupakan plt Sekdaprov Kalsel,” kata Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya.

Penunjukkan penjabat ini menurut mantan Kapolri ini, sempat tertunda dengan adanya tanggal libur perayaan Imlek dan akhir pekan. Sehingga baru bisa dilaksanakan hari ini. Adapun penunjukan Safrizal yang merupakan Dirjend Bina Adwil ini, dianggap tepat karena berkaitan erat dengan kondisi Kalsel yang mengalami bencana alam berupa banjir, sehingga perlu adanya mitigasi bencana dan percepatan dalam membantu masyarakat terdampak.

“Percepatan penunjukkan oleh Mendagri karena proses pilkada untuk kalsel masih dalam proses di Mahkamah Konstitusi. Kemudian situasi daerah di Kalsel mengalami bencana banjir,” lanjutnya

Masa jabatan Safrizal sendiri akan berlangsung mulai pelantikan sampai proses pilkada Kalsel selesai dan memiliki pejabat definitif.

Dalam arahannya, Tito juga berharap Safrizal mampu mendukung proses demokrasi di Kalsel. Sebab, tahapan pilkada sudah memasuki tahap akhir di Mahkamah Konstitusi.

“Kita tunggu dan hormati keputusannya, ” paparnya

Sementara itu, Kepala Bagian Otonomi Daerah Biro Pemerintahan Setdaprov Kalsel, Wira Yudha menyampaikan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal, akan tiba di banua besok dan selanjutnya berkoordinasi dengan seluruh SKPD terkait jalannya pemerintahan di Kalsel.

“Usulan Pj ini baru kita dapat jam 11. Terkait hal tersebut, Sekda juga sudah ada di Jakarta untuk menghadiri pelantikan ini,” ungkapnya.

Pelantikan yang terkesan mendadak ini, kata dia, mengantisipasi terjadinya kekosongan jabatan.

“Karena Plh kewenangan dan tugasnya terbatas, jadi dengan adanya Pj ini setidaknya tugas Gubernur sebelumnya bisa dilaksanakan,” bebernya. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.