17 Mei 2021

Layanan Baru, BPSMB Disdag Kalsel Buka Pengujian CPO

2 min read

Kepala Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Disdag Kalsel, Tanwiriah.

BANJARBARU – Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Kalimantan Selatan kembali menerima ratusan lebih sampel dari perusahaan sawit untuk diuji menjadi minyak nabati berstandar nasional. Bahkan, Layanan pengujian terbaru ini disebut, Crued Palm Oil atau CPO.

Kepala BPSMB Disdag Kalsel, Tanwiriah mengatakan meski layanan ini belum mendapat akreditasi,  akan tetapi pihaknya mengaku sangat bersyukur dan bangga dengan kepercayaan yang diberikan oleh salah satu perusahaan tersebut.

“Sampel baru yang dikirim ke BPSMB Disdag Kalsel sudah masuk dan meski baru tetap kami layani, hingga mampu tembus ratusan lebih walaupun belum terakreditasi, tapi kami bangga,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM, Senin (15/2) siang.

Kendati belum mendapat akreditasi, Ia mengaku, apabila layanan ini mampu berjalan baik maka BPSMB Disdag Kalsel akan mengajukan proses tersebut ke tingkat Komite Akreditasi Nasional (KAN).

“Jadi, apabila banyak masyarakat yang membutuhkan layanan baru dalam dunia usaha, maka dalam tuntutannya kami akan menyiapkan diri untuk mengikuti proses akreditasi ini,” paparnya.

Dirinya menyebutkan, bahwa apabila akreditasi layanan baru ini mampu diterima dengan baik. Maka, hal yang dapatkan yaitu pengakuan secara Nasional dan Internasional.

“Apabila berhasil diterima oleh KAN otomatis layanan CPO ini mampu diterima pengakuannya secara Nasional dan Internasional, sehingga memudahkan mereka dalam melakukan ekplor dalam akreditasi ini,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Laboratorium Pengujian BPSMB Disdag Kalsel, Bagus Edi Suwarno mengungkapkan layanan uji Crued Palm Oil (CPO) itu selain menstandartkan kualitas produk ternyata keuntungan yang didapatkan konsumen adalah mudah dalam memasarkan.

Deputi Laboratorium Pengujian BPSMB Disdag Kalsel, Bagus Edi Suwarno.

“Minyak sawit yang dijadikan bahan baku ini khusus untuk CPO atau Crued Palm Oil atau dikenal sebagai minyak nabati, tujuannya adanya layanan adalah menstandartkan mutu produk agar mudah dipasarkan dan tidak menurunkan kualitas,” katanya.

Untuk memudahkan dalam melakukan layanan ini, dirinya bersama BPSMB Disdag Kalsel akan mencoba menindaklanjuti pelayanan baru tersebut, supaya mudah dikenal oleh berbagai konsumen. Tentunya, tidak ragu lagi dalam menggunakan jasa laboratorium yang mereka dimiliki selama ini.

“Nanti kami ajukan akreditasi, kalau diakui memang belum banyak mengajukan komiditi ini ke BPSMB Disdag Kalsel. Akan tetapi, setidaknya setelah mengetahui adanya layanan tersebut maka diharapkan pelayanan pengujian khusus CPO tersebut mampu dikenal hingga proses akreditasi pun bisa berhasil didapatkan,” ucapnya. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.