13 Mei 2021

181 Jembatan dan Bangunan Menghambat Aliran Sungai di Banjarmasin

1 min read

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini telah mencatat bangunan yang menghambat aliran sungai, sebanyak 181 titik bangunan dan jembatan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, ini berdasarkan hasil rapat bersama Pemerintah Kota Banjarmasin dengan pihak pihak terkait lainnya, beberapa waktu lalu.

“181 titik bangunan dan jembatan yang menghalangi aliran air sungai ini tersebar di kawasan prioritas normalisasi sungai, seperti di Jalan A.Yani, Jalan Veteran, dan lainnya,” ungkap Ibnu kepada sejumlah wartawan, Senin (8/2).

Menurut Ibnu, tentunya 181 titik bangunan dan jembatan yang menyumbat aliran sungai tersebut akan dibongkar semua.

Ibnu mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya berharap, dengan adanya pembongkaran bangunan tersebut, normalisasi sungai dapat berjalan di Kota Banjarmasin. Sehingga, tidak adalagi banjir atau kawasan terendam air di kota ini.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga menyampaikan, Pemerintah Kota Banjarmasin terus melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang menyumbat aliran sungai.

“Pembongkaran terus dilakukan sampai normalisasi sungai berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Namun, lanjut Ibnu, sebelum pembongkaran dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui lurah dan camat telah membagikan surat peringatan pembongkaran yang menghambat aliran sungai milik warga, untuk dilakukan pembongkaran sendiri.

Pada surat tersebut, warga diberi waktu hingga tanggal 13 Februari 2021 ini.

Namun, tambahnya, saat ini banyak warga yang telah melakukan pembongkaran sendiri terhadap bangunan mereka tersebut.

“Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi terhadap warga yang telah membongkar bangunannya sendiri,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.