6 Mei 2021

Penanganan Sungai Dan Drainase Dibahas Lebih Intens, Dalam Perda Revisi RTRW

1 min read

Ketua pansus Peraturan Daerah revisi tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Kota Banjarmasin, Arufah Arif.

Banjarmasin – Panitia khusus (pansus) Peraturan Daerah revisi tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Kota Banjarmasin, membahas lebih intens
penanganan sungai dan drainase.

Hal itu disampaikan Ketua pansus perda revisi tentang RTRW DPRD Kota Banjarmasin Arufah Arif, kepada wartawan baru baru tadi, menurutnya pihak anggota pansus baik Dewan Kota dan Pemerintah Banjarmasin, telah sepakat penanganan sungai dan drainase, menjadi diprioritaskan dalam draf pasal RTRW, mengingat Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, baru saja mengalami banjir pada Kamis (14/1) lalu.

“Kami akan bahas lebih intens kelanjutan mengenai penanganan banjir dan kondisi drainase di kota ini,” ucapnya.

Arufah menyampaikan, dalam revisi Perda RTRW kedepannya, mengatur rumusan secara tepat untuk penataan Kota, terutama dalam penanganan sungai dan drainase, dari
tahun 2021 – 2040 mendatang, agar
bencana banjir bisa diantisipasi sejak dini, dan musibah itu tidak lagi terulang.

“Kita bahas lebih detail setiap pasal per pasal berbagai macam lampiran, untuk warisan regenerasi,” katanya.

Politisi PPP DPRD Kota Banjarmasin ini menambahkan, penanganan banjir dan drainase, harus menjadikan fungsi sungai dan drainase lebih baik lagi ke depannya, karena musibah banjir menjadikan pelajaran, bahwa fungsi sungai dan drainase selama ini ternyata belum maksimal.

“Kami ke lapangan menilai, lambatnya air surut hingga menyebabkan genangan dari semata kaki sampai selutut, di beberapa wilayah Kota Banjarmasin, ini artinya perlu pembenahan sistem drainase,” tutup Arufah. (NHF/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.