15 Mei 2021

Paman Yani Apresiasi Kue Semprong Buatan Khas Desa Sarigadung

2 min read

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi saat menerima secara simbolis produk UMKM (kue semprong) dari Nenes.

TANAH BUMBU – Kue semprong buatan khas Desa Sarigadung, Simpang Empat, Tanah Bumbu yang merupakan produk UMKM mendapat apresiasi dari anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Tak hanya laris manis dalam memasarkan namun juga telah mendapat pengakuan serta bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel dari fraksi Partai Golkar Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru ini pun juga memuji hasil produk yang ternyata setiap harinya bisa menghabiskan puluhan kilogram lebih dalam pembuatan kue tersebut.

“Inilah cikal bakal perbaikan ekonomi mandiri. Bahkan, produk ini juga telah dipasarkan di sejumlah retail modern di Tanah Bumbu, perlu kita dukung,” ujarnya usai melaksanakan reses di Desa Sarigadung, RT 03 dan 05, Simpang Empat, Tanah Bumbu, Jumat (5/2) siang.

Ia mengungkapkan, hasil produk UMKM dukungan dari Pemkab Tanah Bumbu ini ternyata diakuinya sangat enak dan renyah. Oleh sebab itu, komisi II DPRD Kalsel yang membidangi ekonomi dan keuangan ini menghimbau agar mencintai dan mendukung produk asli banua.

“Bukan hanya didukung, tetapi, juga produk ini perlu mendapat sentuhan lagi dari stakeholder terkait agar usaha yang dirintis dari UMKM ini bisa lebih berkembang dan sukses,” ungkapnya.

Sementara itu, pemilik UMKM kue semprong Desa Sarigadung, Nenes mengatakan bahwa usahanya tersebut meski telah mendapat bantuan dari Pemkab setempat. Namun, dirinya juga mengharapkan adanya bantuan sarana prasarana tambahan agar usaha tersebut bukan hanya sebagai langkah pemulihan ekonomi di daerah tetapi juga bisa membantu mata pencaharian masyarakat setempat.

“Berharap adanya bantuan dari Pemkab juga, mengingat loyang dan fasilitasnya lainnya juga memiliki keterbatasan sehingga cuma bisa mengolah beberapa kilogram saja,” tuturnya.

Selain berhasil marambah dunia pasar retail modern, dirinya menyebutkan, bahwa usaha ini juga sudah digelutinya sudah hampir setahun lebih. Dimana, keuntungan tersebut cukup memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka.

“Sempat mengalami pandemi COVID-19, tetapi Alhamdulillah, usaha ini mampu memberikan dampak yang cukup baik bagi kami. Kedepan, mudah-mudahan usaha melalui UMKM yang didorong oleh RT setempat bisa terus berkembang,” pungkasnya. (RHS/RDM/EPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.