17 Mei 2021

Sahbirin Noor, Gubernur Keempat Di Kalsel Penerima Anugerah Pena Emas

2 min read

gubernur Kalsel (sasirangan kuning) saat memberikan pernyataan kepada wartawan pada Kamis (04/02)

Banjarmasin – Diiringi tepuk tangan para tamu yang hadir pada Kamis sore (4/2) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menerima anugerah Pena Emas tahun 2021, dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Penyematan dilakukan secara virtual, oleh ketua PWI Pusat Atal S Depari. Sebelum disematkan anugerah tertinggi didunia pers Indonesia itu, Gubernur Sahbirin Noor menyampaikan orasinya, yang dinilai penguji yang terdiri dari tokoh pers dan pengurus PWI. Dalam orasinya, gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, memaparkan seputar pers, informasi dan teknologi.

“Dalam hal pembangunan, kehadiran pers begitu penting dalam menyebarluaskan program-program pemerintah kepada masyarakat. Sementara terkait kontrol sosial, pers adalah penyambung lidah masyarakat, untuk  menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Baik berupa saran maupun kritik,” paparnya dalam orasi yang disaksikan 15 panelis secara virtual.

Berdasarkan orasi dan jawaban atas sejumlah pertanyaan dari para panelis, maka gubernur Kalsel akhirnya mendapat nilai sangat memuaskan, dan layak mendapatkan anugerah Pena Emas ke-42 tahun 2021.

“Saya sangat bangga menerima penghargaan ini. Tidak hanya secara pribadi, tetapi juga sebagai gubernur Kalsel. Pemberian anugerah ini juga menjadi bukti, bahwa sinergitas antara pemerintah daerah dengan jurnalis di Kalsel, sudah terjalin dengan baik,” tutupnya.

Penyerahan dan penyematan Anugerah Pena Emas secara resmi akan dilakukan pada Peringatan Hari Pers Nasional di Jakarta, pada 9 Februari mendatang oleh Presiden RI Joko Widodo, bersama sejumlah penerima lainnya dari sejumlah provinsi. Khusus provinsi Kalimantan Selatan, gubernur Sahbirin Noor menjadi gubernur keempat, peraih pena Emas. Pertama tahun 1995 diberikan kepada gubernur Muhammad Said, berlanjut pada tahun 2000 kepada gubernur Gusti Hasan Aman, dan terakhir pada 2015 lalu kepada gubernur Rudy Ariffin. Total sudah ada 6 tokoh di Kalsel, yang menerima anugerah Pena Emas, dimana 2 tokoh lainnya adalah Sulaiman HB pada 2015, serta Anang Syakhfiani pada tahun 2018.  (RIW/RDM/EPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.