6 Mei 2021

JPKP Kalsel Ajak Warga, Dukung Normalisasi Sungai di Banjarmasin

2 min read

Ketua JFKP Kalsel, Winardi.

BANJARMASIN – Pasca Banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan termasuk di Kota Banjarmasin, membuat Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Provinsi Kalsel mengajak seluruh masyarakat di provinsi ini khususnya Kota Banjarmasin, untuk mendukung program normalisasi sungai.

Ketua JPKP Kalsel Winardi menyampaikan, JPKP ini bergerak dibidang kemanusiaan, juga sebagai pendamping kebijakan dari pembangunan. Oleh karena, saat ini Provinsi Kalsel baru saja dilanda banjir, maka JPKP melakukan kegiatan untuk mendukung normalisasi sungai sungai yang ada di Provinsi Kalsel termasuk di Kota Banjarmasin.

“Di Banjarmasin JPKP telah membantu Pemerintah Kota Banjarmasin, melakukan pendataan kebuntuan atau sungai yang tidak mengalir, serta melakukan tindakan langsung di lapangan,” ujar Winardi, kepada sejumlah wartawan, di Balaikota Banjarmasin, Selasa (2/2).

Menurut Winardi, pihaknya juga telah membantu Pemko Banjarmasin pada saat melakukan pembongkaran bangunan yang menyumbat aliran sungaj di Sungai Veteran. Dari Belakang Klenteng Soetji Noerani sampai ke Pasar Kuripan.

Normalisasi sungai di Banjarmasin

“Alhamdulillah saat ini aliran sungai tersebut sudah lancar,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Winardi, pihaknya sedang merencanakan melancarkan aliran air di sungai, dari Pasar Kuripan ke Gatot Subroto. Kawasan ini masih terdapat banyak bangunan liar. Dan, hal tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah.

“Di kawasan tersebut air masih tinggi serta banyak bangunan liar,” ujarnya.

Winardi mengaku, dalam menjalankan aksinya tersebut, pihaknya bekerjasama dengan salah satu kontraktor dalam peminjaman alat berat, Pasukan Turbo Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Damkar, Satpol PP Kota Banjarmasin, serta lainnya.

“Dalam menjalankan aksinya tersebut, kami menyediakan tenaga untuk membantu Pemerintah Kota Banjarmasin dalam upaya normalisasi sungai,” tutur Winardi.

Dalam kesempatan tersebut, JPKP Kalsel juga membantu pemerintah dalam mensosialisasikan pembenahan sungai melalui media agar masyarakat mengetahuinya.

“Sosialisasi melalui baleho, serta lainnya. Sehingga warga mengetahui sosialisasi pembenahan sungai di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Winardi berharap, apa yang dilakukan oleh JPKP Kalsel ini, agar bencana sungai tidak terjadi lagi. Dan, pergerakan mereka ini akan terus berlanjut.

“Aksi JPKP ini akan dilakukan terus menerus sampai normalisasi sungai berhasil di lakukan, serta turut mengawasi sungai tersebut, jangan sampai tersumbat kembali,” tandas Winardi. (SRI/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.