17 Mei 2021

Nakes 3 Kab/Kota Sudah Divaksin. Februari Giliran 10 Kabupaten Lainnya

2 min read

Gubernur Kalsel (duduk) saat mendapatkan suntikan kedua vaksin COVID 19

Paman Birin Jalani Vaksin Kedua

BANJARMASIN – Sesuai jadwal, vaksinasi COVID-19 bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di kota Banjarmasin, Banjarbaru dan kabupaten Banjar, akhirnya dapat terselesaikan pada Januari 2021 ini. Selanjutnya, vaksinasi COVID-19 tahap pertama bagi SDMK ini, berlanjut bagi 10 kabupaten lainnya di Kalimantan Selatan, pada Februari 2021. Bahkan proses pendistribusian vaksin sudah selesai pada akhir Januari 2021 ini. Dimulai pada 26 Januari 2021 untuk pengiriman ke Batola, berlanjut pada 27 Januari 2021 untuk daerah pesisir Kalsel, yakni Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru, serta 28 Januari 2021 untuk kawasan Banua Enam.

“Dengan selesainya proses pendistribusian vaksin ini, maka saya harap vaksinasi dapat segara dimulai di 10 kabupaten. Saya juga sudah minta izin, agar proses vaksinasi dapat dimulai tanpa menunggu pemberitahuan jadwal dari pusat. Sehingga pada Februari 2021, seluruh SDMK Kalsel sudah mendapatkan vaksin COVID-19”, ujar kepala dinas kesehatan sekaligus juru bicara satgas penanganan COVID-19 Kalsel Muhammad Muslim, usai menjalani vaksinasi kedua di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin pada Kamis (28/1).

Muslim menambahkan, dari 30.000 lebih SDMK yang masuk dalam database penjadwalan vaksin COVID-19, sudah sekitar 10 persennya yang mendapatkan vaksin. Terutama yang berdomisili di kota Banjarmasin, Banjarbaru dan kabupaten Banjar. Sedangkan sisanya menyusul pada Februari 2021 ini.

“Memang dari 30.000 lebih SDMK itu, ada beberapa yang harus ditunda pemberian vaksinnya. Ada beberapa alasan yang menyebabkan hal itu, diantaranya karena hamil atau menyusui, usia di atas 60 tahun, serta memiliki penyakit penyerta yang tidak memungkinkan untuk mendapatkan vaksin”, tambah Muslim.

Dengan begitu, menurut Muslim, jumlah vaksin yang sudah dikirimkan pemerintah pusat kepada provinsi Kalsel, yakni sebanyak kurang lebih 54.000 ribu dosis, mencukupi untuk penyuntikan vaksin sebanyak 2 kali untuk setiap SDMK di Kalsel.

Sementara itu, pada Kamis (28/1), gubernur Kalsel Sahbirin Noor kembali mendapatkan vaksin COVID-19, untuk penyuntikkan kedua. Seperti penyuntikan pertama pada 14 Januari 2021 lalu, gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengaku tidak merasakan efek samping dari pemberian vaksin. Meski diakuinya sedikit mengantuk, namun itu lebih disebabkan karena dirinya yang kurang tidur. Apalagi selama dua pekan terakhir, 10 kabupaten/kota di Kalsel mengalami banjir, dan memerlukan perhatian lebih dari orang nomor satu di Kalsel tersebut.

“Saya berharap, vaksin COVID-19 ini berfungsi dengan baik, dan efektif menghilangkan virus Corona. Sehingga kita dapat kembali beraktivitas dengan normal, dan perekonomian Kalsel pun kembali bangkit,” tutupnya. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.