8 Maret 2021

Dorong Persaingan Global, Layanan Dompet Digital Untuk Pajak Daerah Bakal Direalisasi

2 min read

Sistem pembayaran melalui dompet digital dari berbagai aplikasi hingga menggunakan barcode.

BANJARBARU – Layanan dompet digital berbasis aplikasi yang dijanjikan oleh Pemprov Kalsel kini dipastikan bakal terealisasi pada 2021 ini, mengingat program tersebut merupakan wujud serta langkah nyata ditengah derasnya persaingan industri global.

Meski peluncuran layanan khusus pembayaran berbasis digital ini sempat mengalami penundaan akibat wabah COVID-19. Hingga, membuat sejumlah investasi besar dan perekonomian di Indonesia pun juga ikut terpuruk.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah (P3D) Bakeuda Kalsel, Rustamaji mengatakan sebelum melakukan peluncuran aplikasi tersebut, Pemprov Kalsel terlebih dahulu akan menganalisa sofware yang dimiliki melalui dukungan penuh dari pihak Bank Kalsel.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah (P3D) Bakeuda Kalsel, Rustamaji.

“Jadi proyek digitalisasi ini diawali terlebih dahulu harus mengetahui kesiapan aplikasi atau softwarenya dan ini tentu telah didukung oleh Bank Kalsel,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, Jumat (29/1) siang.

Layanan dompet digital yang dimaksud, Ia pun menyebutkan, bahwa Pempov Kalsel telah menyiapkan Perjanjian Kerja sama (PKS) dengan perusahaan unikorn berskala besar.

“Bank Kalsel juga telah melakukan dengan dua perusahaan ini, tidak menutup kemungkinan pula bahwa ada unikorn lain dan hal tersebut dilakukan sama dengan layanan di kesamsatan,” paparnya.

Rustamaji pun menegaskan, terkait adanya kerjasama ini sepenuhnya telah diketahui oleh Kepala Badan Keuangan Daerah, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalsel dan Jasa Raharja beserta jajaran dari Bank Kalsel.

“Dan kesepakatan ini juga telah kami tuangkan dalam PKS dengan harapan pada soft lanching dan implementasi secara komprehensif di seluruh Samsat di Kalimantan Selatan nanti bisa digunakan,” bebernya.

Soal kesiapan, Ia menuturkan Pemprov dan Bank Kalsel hanya tinggal melakukan koordinasi dan komunikasi secara lebih persuasif. Yang mana, apabila telah berhasil diluncurkan maka kedua belah pihak hanya tinggal melakukan langkah serta proses implementasi saja.

“Sehingga atas komitmen bersama, kita tanda tangani PKS nya tinggal pelaksanaan implementasi saja,” pungkasnya.

Hingga kini, peluncuran atau soft launching dompet digital berbasis aplikasi ini pun belum diketahui kapan akan dilaksanakan. Akan tetapi, Pemprov Kalsel memastikan penggunaan dari aplikasi yang disediakan nanti secepatnya bisa diakses pada 2021 ini, agar bisa dipakai untuk melakukan pembayaran pajak daerah khusus ke Samsatan. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.