4 Maret 2021

Sisir Korban Banjir di Bantaran Sungai, Paman Birin Gandeng PWI Kalsel

2 min read

Ketua PWI Kalsel (kiri) saat menyerahkan bantuan kepada korban banjir di pesisir sungai pada Selasa (26/1)

BANJARMASIN – Setelah sebelumnya sempat membagikan ribuan paket sembako untuk warga terdampak banjir di sebagian wilayah Kabupaten Barito Kuala dan Banjar, hari ini Selasa (26/1), PWI Provinsi Kalimantan Selatan kembali melakukan hal serupa.

Namun kali ini Pengurus PWI Provinsi Kalsel mengkhususkan penyaluran bantuan kepada warga bantaran sungai Martapura di Kabupaten Banjar.

Menurut Ketua PWI Provinsi Kalsel, Zainal Helmie, alasan pihaknya memilih warga bantaran sungai, karena warga tersebut adalah korban yang langsung berhadapan dengan meluapnya Sungai Martapura.

“Jadi saat air meluap, mereka lah yang pertama kali merasakan dampaknya. Dan saat air mulai turun, mereka pula yang terakhir keringnya,” ujar Helmie.

Selain itu, titik yang dipilih oleh pihaknya, ujar Helmie, adalah kawasan yang minim tersentuh bantuan seperti kawasan Pejambuan, Keliling Benteng Ilir dan Sungai Bakung.

Ditambahkan Helmie,  saat disambangi rombongan, kondisi rumah-rumah warga masih banyak yang digenangi air. Bahkan beberapa ketinggiannya masih mendekati lutut orang dewasa.

“Setahu saya hingga saat ini daerah-daerah tersebut hanya bisa dijangkau melalui jalur sungai,” tambahnya.

Diungkapkannya pula, pada kegiatan kali ini pihaknya turut didukung Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor,  dengan tambahan berupa 100 dus air mineral, 200 kilogram gula dan 100 dus mie instan.

Tambahan sembako tersebut ujar Helmie,  sebagai titipan gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut kepada warga bantaran sungai yang terdampak banjir.

Sebenarnya wilayah-wilayah tersebut sudah sempat disisir oleh pemerintah guna menyalurkan bantuan. Namun Paman Birin khawatir ada yang terlewat.

“Makanya saat mendengar PWI mau menyisir sungai Paman Birin tertarik dan nitip untuk dibagikan,” tutur Helmie lagi.

Saat menemui warga disela pembagian sembako tersebut,  beberapa warga mengeluhkan tentang masih minimnya bantuan dan sulitnya untuk mencari bahan-bahan pokok, salah satunya elpiji.

Rencananya Helmie akan menyampaikan keluhan masyarakat tersebut kepada Paman Birin agar dapat ditindaklanjuti.

“Ada beberapa keluhan yang disampaikan masyarakat. Nanti akan kami sampaikan kembali kepada Paman Birin agar bisa ditindaklanjuti,” pungkas Helmie. (PWIKALSEL-RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.