7 Mei 2021

IPKJI Kalsel Gelar Baksos Kejiwaan di Desa Mandi Kapau Barat

3 min read

Suasana terapi kejiwaan yang digelar oleh IPKJI Prov. Kalsel di Desa Mandi Kapau Barat, Karang Intan, Banjar.

BANJAR – Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) wilayah provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial (baksos) untuk penanganan psikologis bagi korban terdampak banjir yang mengungsi ke Desa Mandi Kapau Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, bertempat di posko bencana banjir, Selasa (26/1) siang.

Suasana persiapan pelaksanaan kegiatan baksos terapi psikologis di posko pengungsian bencana banjir di Desa Mandi Kapau, Karang Intan, Banjar.

Ketua Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) wilayah provinsi Kalimantan Selatan, Tanwiriah mengatakan kegiatan baksos yang diselenggarakan di titik Desa Mandi Kapau Barat oleh organisasi gabungan profesi keperawatan khusus kejiwaan se Kalimantan Selatan itu, diharapkan mampu memberikan bantuan secara psikolgis bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Penyerahan secara simbolis oleh Ketua IPJKI Prov. Kalsel, Dr. Tanwiriah, S.Kep, Ns, M.M.Kes kepada Kepada Desa Mandi Kapau Barat, Abdul Basit.

“Tadi ada yang bercerita padinya rusak akibat diterjang banjir dan beberapa fasilitas rusak, dan pasti psikologis akan tergangu. Dimana, peran kami sebagai organisasi profesi keperawatan membidangi kejiwaan bisa membantu mereka agar tidak terkena imbas dari musibah ini,” ujarnya, usai membuka kegiatan terapi kejiwaan dan sekaligus menyerahkan bantuan sandang pangan bagi warga terdampak banjir.

Sebagai organisasi penggerak kesehatan jiwa, Tanwiriah mengemukakan, bahwa dukungan terhadap untuk perbaikan psikologis kejiwaan juga perlu didorong supaya masyarakat yang mengalami dampak tersebut mampu bangkit dari keterpurukan dan bisa kembali semangat dalam membangun kehidupan baru.

“Selain kami juga tergabung dalam IPKJI Indonesia wilayah Kalsel, kerjasama dengan stakeholder dibidang instansi pemerintahan seperti RSJ Sambang Lihum menjadi salah satu rekan pula untuk menanggulangi masalah kesehatan jiwa. Maka dari itu, kami berharap dengan adanya kegiatan baksos di Desa Mandi Kapau Barat, kejiawaan mereka tetap kuat dan semangat,” ungkapnya.

Meski tidak secara fisik, Ia menegaskan, harus ada dukungan penuh agar keadaan mereka yang terdampak akibat musibah ini tidak semakin buruk. Salah satu langkah yang tepat dilakukan yakni menyelenggarakan relaksasi atau terapi psikologis atau kejiwaan.

“Hal ini lah yang kami lakukan. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan, untuk memberikan relaksasi dan dukungan moril kepada mereka, sehingga dorongan untuk memacu semangat mereka bisa kembali lagi dan membangun kehidupan yang baru lagi pasca banjir terjadi,” bebernya.

Bahkan, Tanwiriah menyebut, terselenggaranya kegiatan ini didukung pula sepenuhnya oleh Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) pusat, DPW Persatuan Perawat Indonesia (PPNI), Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPVIKI) dan RSJ Sambang Lihum milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pertama-pertama terima kasih kepada institusi yang mendukung program baksos ini semoga program yang dilakukan akan kembali berjalan lancar seperti yang diharapkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Staff Kasi P2PTM Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Noorlela mengungkapkan, sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan bersifat sosial tersebut. Mengingat, masyarakat yang terdampak akibat banjir dan bahkan harus kehilangan sejumlah harta benda berharganya setidkanya masih membutuhkan uluran tangan lebih dari berbagai pihak termasuk menangani kasus kejiwaan yang kini dialami oleh para pengungsi.

“Kami sangat mendukung sekali dengan kegiatan positif dari IPKJI Kalsel dan diharapkan dapat terus berlanjut sampai ke titik selanjutnya. Mudah-mudahan pengungsi yang nantinya akan kembali ke tempat tinggalnya secara psikologisnya bisa membaik dan menerima dengan ikhlas serta lapang dada,” paparnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Mandi Kapau Barat, Abdul Basit mengucapkan terima kasih dan sangat mendukung adanya kegiatan bakti sosial yang diselenggrakan oleh Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) wilayah provinsi Kalimantan Selatan. Dalam kesempatannya itu pula, selain terapi psikologis kejiwaan, ratusan sandang pangan pun juga telah dibagikan kepada warga yang terdampak banjir.

“Terima kasih banyak yang pasti dari kami masyarakat Desa Mandi Kapau Barat atas bantuan dari IPKJI, selain meringankan beban mereka, bantuan secara psikolgis sangat membantu bahkan mendukung sepenuhnya, dan ini suatu makna kemanusiaan sangat luar bisa,” tuturnya.

Dalam kegiatan baksos yang diselenggarakan oleh Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Kalimantan Selatan, diikuti pula oleh sejumlah stakeholder kesehatan kejiwaan dari berbagai instansi mulai dari psikolog, universitas bidang kesehatan jiwa hingga Dinas Kesehatan ditingkat provinsi dan kabupaten/kota. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.