15 Mei 2021

Menko PMK Tinjau Beberapa Posko Pengungsi Banjir di Kalsel

2 min read

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy saat membagikan buku kepada anak-anak pengungsi

BANJARBARU – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, pada Kamis (21/1). Kedatangannya dalam rangka memantau kondisi banjir sekaligus menyalurkan bantuan untuk posko pengungsian. Kunjungan ini, dilakukan di 3 titik pengungsian, yakni Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, Stadion Demang Lehman, dan Posko Pengungsian Sungai Tabuk.

Dalam kunjungannya, Menko PMK, juga didampingi Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel Syarifuddin, serta pejabat SKPD Provinsi Kalsel.

Saat diwawancarai awak media, Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan, daerah Kalimantan Selatan, sedang berada dalam kondisi waspada, dikarenakan dari data BMKG, musim penghujan akan berlangsung hingga akhir Januari nanti, sehingga masyarakat diimbau, agar selalu waspada, dan hati-hati dalam menghadapi musim penghujan.

“Dengan adanya musibah ini, kesempatan kita untuk menakar seberapa kemampuan dan daya tahan lingkungan kita,” ungkap Muhadjir.

Muhadjir menambahkan, pertanda yang menunjukkan bahwa ketahanan lingkungan di Kalsel masih lemah dan rentan. Tak hanya soal anomali cuaca, penataan lingkungan khususnya pada tanah juga menjadi sumber penyebab malapetaka yang menimpa Kalsel.

“Saya kira kita harus betul-betul melakukan koreksi yang radikal terhadap masalah penataan lingkungan, karena kita tau sumber bencana berasal dari tanah, yang sembrono sehingga menyebabkan dampak bencana,” lanjut Muhadjir Effendi.

Muhadjir mengungkapkan, pihaknya tidak menduga Kalsel akan mengalami musibah banjir, dikarenakan kondisi Kalsel dinilai mampu menampung curah hujan tinggi.

“Entah berasal dari retakan lapisan bumi atau mungkin akibat tangan manusia yang salah kelola dan terlalu sembrono. Sehingga menyebabkan bencana banjir ini. Bumi Kalimantan bak benua mini yang menyimpan banyak keanekaragaman hayati dan juga mineral. Apabila didukung dengan ketahanan lingkungan yang kuat, maka terpaan badai pun tidak akan menimbulkan bencana yang terlalu parah,” tutup Muhadzir.

Dalam kunjungannya, di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, Menko PMK juga menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan simbolis kepada pemprov Kalsel. Yakni berupa masker kain, masker medis, paket buku bacaan, air mineral, dan berbagai macam lainnya untuk penanggulangan banjir. (MRF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.