10 Mei 2021

Lapas Banjarbaru Bantu Korban Banjir Sungai Alat dan Mandiangin

2 min read

BANJARBARU – Banjir masih terjadi di beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan puluhan rumah warga di beberapa wilayah di Kalsel masih terendam banjir. Termasuk di beberapa desa di kabupaten Banjar.

Memaknai hal tersebut dengan rasa kepedulian dan kemanusiaan, serta demi sedikit mengobati dan membantu warga yang terdampak banjir, pada Rabu (20/1), rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB  Banjarbaru, Amico Balalembang,  bertolak ke 2 tempat berbeda, yakni menuju desa Sungai Alat Kecamatan Astambul dan Posko Mandiangin kabupaten Banjar.

Kalapas kelas IIB Banjarbaru, Amico Balalembang mengatakan, kegiatan ini merupakan rasa kepedulian pihaknya terhadap warga terdampak banjir.

“Ini merupakan bentuk kepeduliaan serta rasa kemanusiaan kami terhadap masyarakat yang terdampak banjir di Kalsel. Tali asih ini untuk sedikit membantu dari apa yang dirasakan masyarakat di sini,” ungkapnya saat melihat langsung daerah yang masih terdampak banjir, sambil menyisiri genangan air menggunakan sepatu bot, Rabu (20/1) kemarin.

Dijelaskan Amico, tali asih atau bantuan sosial yang mereka berikan ini berasal dari sukarela para pejabat dan seluruh petugas dilingkup Lapas Banjarbaru.

“Bantuan ini kami bawa dengan bahu membahu melintas melalui akses darat yang telah terendam air menggunakan transpass menuju lokasi banjir hingga ke posko bantuan. Ini berupa bahan pokok yang diperlukan sehari-hari, air mineral, logistik lainnya seperti karpet alas, pakaian layak paka, selimut, obat-obatan, makanan siap saji, semuanya semoga bermanfaat,” harapnya.

Warga yang berada di aliran sungai, diminta Amico untuk tetap waspada.

“Warga di kawasan perbukitan pun cari tempat yang aman jika terjadi hujan lebat. Yang pasti tetap jaga kesehatan, semangat, sabar, kuat, dan semoga bisa beraktifitas kembali seperti sedia kala,” tutup Amico.

Untuk diketahui, saat kegiatan tersebut berlangsung, debit air yang hampir menenggelamkan atap rumah warga mulai berkurang dari hari-hari sebelumnya. Kedalaman air diperkirakan kurang lebih 100 cm. Sebagian Warga Sungai Alat Kecamatan Astambul yang mengungsi akibat terdampak banjir, sudah mulai berangsur pulang sambil menunggu datangnya bantuan. (HUMAS.LAPAS.BJB-RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.