17 Mei 2021

Kemensos RI Salurkan Bantuan Rp2,5 M Untuk Korban Banjir di Kabupaten Banjar

2 min read

Kadinsos Kalsel, Siti Nuryani saat diwawancarai sejumlah wartawan usai menyerahkan bantuan dari Kemensos RI ke Pemkab Banjar.

BANJAR – Bantuan senilai Rp2,5 miliar lebih untuk korban banjir berhasil disalurkan oleh pemerintah pusat melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Banjar.

Bantuan Dapur Umum dari Dinsos Kalsel dan Kalteng di Stadiun Demang Lehman Martapura, Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Sosial Kalimantan Selatan, Siti Nuryani mengatakan bantuan sebesar Rp2,5 miliar dari Kemensos RI tersebut. Dijelaskannya berupa sembako, foodware, kitware, selimut, terpal hingga tenda gulung. Dimana, kebutuhan ini diprioritaskan untuk para pengungsi dan korban banjir di kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Selatan, Siti Nuryani.

“Yang pasti, kami sangat bersyukur atas bantuan dari Kemensos RI sebesar Rp2,5 miliar ini dan Alhamdulillah telah disalurkan ke pemerintah kabupaten melalui Dinsos Banjar serta nantinya akan dipergunakan untuk keperluan korban banjir,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Senin (21/1) lalu.

Ia mengakui, meski musibah banjir yang baru kali ini terjadi cukup parah di Kalimantan Selatan. Namun, Pihaknya hingga kini pula tetap siaga 24 jam dalam membantu dan melayani korban terdampak banjir.

“Bukan hanya wilayah kabupaten Banjar saja yang mendapatkan bantuan dari pemerintah. Akan tetapi, Tanah Laut (Tala) sampai Hulu Sungai Tengah (HST) juga telah terkover oleh Pemprov Kalsel sesuai intruksi dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor,” ungkapnya.

Dengan adanya bantuan Kemensos RI, Siti Nuryani menyebutkan setidaknya telah terbantu dan terkover dengan baik secara optimal dari pemerintah pusat. Mengingat, stok pangan yang disediakan oleh pemerintah ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Kalimantan Selatan juga mulai menipis.

“Satu titik posko dapur umum saja sudah menghabiskan 6 karung beras. Dari bantuan senilai Rp2,5 miliar sangat membantu sekali mulai dari logistik makanan hingga peralatan masak lainnya untuk korban banjir,” paparnya.

Kendati demikian, Ia memaparkan seluruh personil yang tergabung dalam anggota relawan penanganan banjir dari pemerintah itu telah terbagi dibeberapa titik posko yang ditentukan oleh satuan tugas.

“Untuk posko Bati-bati di Tanah Laut, kami menerjunkan ada 6 orang khusus untuk dapur umum dan masih melaksanakan tugasnya, Danau Salak Mataraman, hingga ditarik ke Banjarmasin sampai Alalak. Bahkan, sehari porsinya sebanyaj 2000 bungkus untuk 3 kali sehari makan,” katanya.

Bahkan, Siti Nuryani mengungkapkan para personil dari Dinas Sosial telah bekerja selama 9 hari lebih. Bahkan, saat ini pihaknya masih terus bergerak sampai ke kawasan yang sulit dijangkau seperti di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Sesuai intruksi Gubernur Kalsel, paman birin kami dan kabupaten/kota terus bergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di provinsi Kalsel bukan hanya di kabupaten Banjar saja,” tegasnya.

Diucapkannya lagi, bahwa Pemprov Kalsel berkolaborasi dengan Pemkab sepenuhnya telah berjuang. Dimana, bantuan yang berhasil disalurkan oleh Kemensos RI itu, banyak memberikan kelancaran serta kontribusi dalam menanggulangi korban banjir di Kalimantan Selatan.

“Personil yang diterjunkan meliputi, PKH, PSM, Dinsos dan BPBD kabupaten setempat. Untuk bantuan dari provinsi juga sudah seluruhnya sudah dikeluarkan, makanya kami dari Dinsos juga memerlukan bantuan dari Kemensos RI, dimana satu hari itu bisa menghabiskan 6 karung beras,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.