NewsProvinsi Kalsel

DPRD Kalsel Dukung Penerapan E-Tilang di Kalsel

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan mendukung penerapan Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE) atau E-Tilang di Kalimantan Selatan. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK kepada wartawan, usai menerima kunjungan Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan, Kamis (21/1).

“Kami mendukung penuh program kepolisian ini yang akan diterapkan oleh Ditlantas Polda Kalsel sebagai upaya meningkatkan pelayanan bagi pengguna jalan,” katanya.

Rencananya E-Tilang ini akan diujicoba terlebih dahulu di beberapa titik di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Dirlantas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Polisi Maesa Soegriwo menyampaikan selain bersilaturahmi, pihaknya juga menawarkan program E-Tilang  untuk diterapkan di Kalimantan Selatan. Hal ini, menurutnya sebagai upaya mengurangi penilangan secara langsung di jalan terhadap pelanggar lalu lintas.

Dirlantas Polda Kalsel, Maesa Soegriwo

“Akan kita coba di dua atau tiga titik di Kota Banjarmasin untuk proses e-TLE ini,” katanya.

Dengan penerapan tilang elektronik ini, lanjut Maesa, maka bagi para pelanggar lalu lintas akan langsung terakomodir masuk di server Ditlantas Polda Kalsel yang terpantau melalui CCTV.

“Seluruh pelanggaran lalu lintas oleh pengendara bermotor akan terekam tilang elektronik (e-TLE), contohnya seperti pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt),” jelasnya.

Dari hasil rekaman CCTV, tambah Maesa, pihak Ditlantas Polda Kalsel kemudian akan memberikan sanksi, setelah pihak kepolisian mengetahui nomor polisi kendaraan bermotor, yang dikendarai para pelanggar lalu lintas yang datanya sudah tercover di CCTV.

“Kita nanti bersurat dengan pelanggar lalu lintas tadi, mereka datang kita tilang, sehingga sistemnya tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat di jalan. Slain itu dengan penerapan tilang elektronik ini juga untuk mengurangi pungutan liar dan sebagainya,” katanya.

Kombes Maesa menegaskan, dengan penerapan tilang elektronik ini nantinya lebih efektif guna mengurangi transaksional di masyarakat yang marak terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Pemberlakuan tilang elektronik ini telah dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yang telah memasang CCTV di ratusan titik di jalan di DKI Jakarta yang terhubung dengan server Ditlantas. (NRH/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat