7 Mei 2021

Gubernur Nyatakan Kalsel Berstatus Tanggap Darurat

2 min read

Suasana banjir di Kalsel

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyatakan peningkatan status Siaga Darurat,  menjadi Tanggap Darurat. Keputusan itu diambil, mengingat musibah banjir yang terjadi semakin meluas di beberapa daerah, dalam beberapa hari terakhir.

Gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut menerangkan, keputusan diambil berdasarkan laporan kejadian bencana di 13 kabupaten/kota, yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung ,dan gelombang pasang. Dimana dikhawatirkan, akan berdampak pada terganggunya aktivitas ekonomi, sosial dan kesehatan masyarakat.

“Sehubungan dengan hal tersebut, saya atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan ini menyatakan bahwa kejadian dimaksud sebagai “bencana alam”. Dengan ini menetapkan dan meningkatkan Status Siaga

Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung dan Gelombang Pasang menjadi Status Tanggap Darurat,” terang gubernur.

Melalui Surat Pernyataan Nomor : 360/038/BPBD/2021 tertanggal 14 Januari 2021 itu, gubernur juga menginstruksikan pihak-pihak terkait kebencanaan, segera melakukan langkah-langkah nyata untuk penanggulangan bencana. Dalam pelaksanaan di lapangan,  dikoordinir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel.

Sementara itu, plt Kepala BPBD Provinsi Kalsel Mujiyat menerangkan, keputusan yang diambil gubernur sangat tepat dan sesuai aturan. Peningkatan status menjadi Tanggap Darurat itu dapat diambil, apabila ada surat permohonan dari dua kabupaten yang terdampak musibah.

Keluarnya Status Tanggap Darurat oleh gubernur ini, menurut Mujiyat, menindaklanjuti surat pernyataan dari Bupati Kabupaten

Banjar dan Keputusan Bupati Kabupaten Tanah Laut, yang telah menetapkan daerah mereka menjadi Tanggap Darurat dari Siaga Darurat.

“Dasar pemerintah provinsi menetapkan Tanggap Darurat, apabila ada dua kabupaten/kota menetapkan Tanggap Darurat,” jelas Mujiyat.

Mujiyat menerangkan, kabupaten yang dilanda banjir cukup parah diantaranya Banjar, Tanah Laut, Balangan, Hulu Sungai Tengah, dan kota Banjarbaru. Dengan ketinggian rendaman air bahkan mencapai pinggang orang dewasa di sejumlah titik. (HUMASPWIKALSEL-RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.