15 Mei 2021

Mengungsi Jadi Pilihan Utama Dalam Menghadapi Banjir Yang Semakin Meninggi

2 min read

Evakuasi korban banjir, dibantu BPBD Kalsel, Kamis (14/1)

BANJAR – Tingginya curah hujan di Kalimantan Selatan membuat debit air secara mengejutkan mengalami peningkatan yang sangat drastis. Hal ini terlihat disepanjang jalan Melati yang menghubungkan Desa Tunggul Irang dan Bincau di Kabupaten Banjar, Kamis (14/1).

Menurut keterangan salah satu warga, kondisi ini cukup mengejutkan yang terjadi sejak Kamis jam 03.00 dinihari, yang mana membuat kondisi rumah sebagian besar warga berhamburan.

“Kondisinya seperti kapal pecah, banyak yang mengungsi sejak jam 03.00,” kata salah satu warga desa Tunggul Irang Ilir Kabupaten Banjar.

Anjang juga menyebut, ia dan keluarga akan mengungsi sementara waktu di rumah keluarga yang lebih aman.

“Kami bawa barang seadanya, sisanya pasrah saja. Ini mau mengungsi ke sungai sipai, disana ada dataran yang lebih tinggi,” sebutnya.

Hal senada juga diungkapkan Warga lainnya, Ali Akbar, yang menyebut sebagian besar warga terkejut dengan air yang datang secara berjamaah. Sehingga tidak sedikit warga yang tidak siap hingga meninggalkan kendaraan baik roda dua hingga roda empat.

“Warga terkejut. Tapi ya sudah, pasrah saja melihat motor dan mobil terendam,” ungkapnya.

Sementara itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terus melakukan siaga untuk membantu masyarakat terutama untuk evakuasi orang dan barang.

“BPBD menyiapkan lima perahu karet, ditambah perahu karet dari instansi lain,” kata petugas BPBD Kalsel Ilham, disela membantu masyarakat untuk keluar dari kepungan banjir.

Ia juga mengatakan, kondisi air masih stabil hingga Rabu sore yang hanya mencapai 50 cm. Namun kondisi ini semakin parah sejak Kamis dinihari.

“Sore kemarin mobil masih bisa masuk, saat ini sudah tidak bisa sama sekali karena ada yang mencapai sampai leher dan diperparah dengan derasnya arus,” ujarnya, Kamis (14/1).

Adapun untuk prioritas utama evakuasi lanjut Ilham, yang masuk dalam kategori renta, seperti orang tua, ibu hamil, bayi, anak-anak dan orang sakit. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.