NewsProvinsi Kalsel

Mulai Didistribusikan, Kota Banjarmasin Dapat Kuota Vaksin COVID-19 Paling Banyak

BANJARMASIN – Akhirnya, BPOM RI menerbitkan izin kedaruratan atau emergency use authorization untuk vaksin COVID-19 produksi perusahaan farmasi asal China Sinovac, pada Senin (11/1). Dengan terbitnya izin kedaruratan ini, maka distribusi vaksin yang sudah disebar ke sejumlah provinsi di Indonesia, akhirnya dimulai. Termasuk di provinsi Kalimantan Selatan, yang proses distribusinya dimulai pada Selasa (12/1). Untuk tahap awal ini, ada 3 kabupaten/kota yang menjadi fokus pendistribusian vaksin di Kalsel. Yakni kota Banjarmasin, Banjarbaru dan kabupaten Banjar.

Kepada Abdi Persada FM pada Selasa (12/1), juru bicara satgas penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan Muhammad Muslim memastikan, setiap kabupaten/kota mendapatkan kuota vaksin yang berbeda. Dari 3 kabupaten/kota itu, kota Banjarmasin mendapatkan kuota paling banyak, hingga lebih dari separuh dari vaksin COVID-19 yang ada di gudang instalasi farmasi dinas kesehatan provinsi.

“Dari 25.000 dosis vaksin tahap pertama yang sudah diterima Kalsel, kota Banjarmasin mendapatkan kuota sebanyak 13.480 dosis. Sedangkan kabupaten Banjar mendapatkan kuota 6.800 dosis, dan kota Banjarbaru dengan 3.920 dosis vaksin,” jelas Muslim yang juga merupakan kepala dinas kesehatan provinsi Kalsel tersebut.

Selain mendistribusikan vaksin, menurut Muslim, pada hari ini juga, Selasa (12/1), Kalsel kembali mendapatkan kiriman vaksin Sinovac dari satgas penanganan COVID-19 pusat, dengan jumlah lebih dari 5.000 dosis.

“Pengiriman vaksin tambahan ini, menjadikan total jumlah vaksin yang sudah diterima Kalsel mencapai 30.000 dosis lebih, atau sama dengan jumlah sumber daya manusia kesehatan yang akan menerima vaksin tahap pertama di Kalsel. Ini berasal dari 1,2 juta vaksin Sinovac yang sudah dibeli Indonesia. Selanjutnya untuk pembelian vaksin berikutnya, Kalsel juga akan mendapatkan kuota vaksin,” tutupnya.

Kick off pemberian vaksin COVID-19 ini secara nasional akan dilakukan langsung oleh presiden Joko Widodo bersama jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (13/1). Sedangkan kick off di tingkat provinsi Kalsel, rencananya akan dilakukan pada Kamis (14/1) dan dilalukan gubernur Kalsel Sahbirin Noor bersama jajaran Forkopimda Kalsel. (RIW/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat