10 Mei 2021

La Nina Menjadi Faktor Utama Parahnya Banjir Kali Ini

2 min read

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel, Abriansyah Alam

BANJARBARU – Tingginya curah hujan yang terjadi di Kalimantan Selatan akhir tahun 2020 hingga pertengahan Januari 2021 ini,  membuat banjir di beberapa wilayah tak terelakkan. Hingga Selasa (12/1), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat ada 5 kabupaten/kota yang terendam, yakni; Kabupaten Tanah Laut, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tapin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel, Abriansyah Alam mengatakan, dari 5 daerah tersebut sudah ada 6.235 rumah yang terendam.

“Sementara warga yang terdampak mencapai 21.506 jiwa,” terangnya saat dikonfirmasi di kantor BPBD Kalsel.

Alam mengungkapkan, korban banjir paling banyak berada di Tanah Laut. Di sana ada 4.728 rumah yang terendam dan 16.248 jiwa yang terdampak.

“Terbanyak kedua di Banjar, di sana ada 1.232 rumah terendam dan 3.490 jiwa terdampak,” ungkapnya.

Sedangkan untuk tiga daerah lain, Abriansyah merincikan, di Kabupaten Tabalong tercatat ada 161 rumah terendam dan 490 jiwa terdampak. Lalu di Tapin, 85 rumah dan 255 jiwa.

“Kalau di Banjarbaru kami mencatat ada 29 rumah terendam dan 1.023 jiwa terdampak,” tukasnya.

Adapun lokasi terparah disampaikan Alam, terjadi di Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar, mengingat berdasarkan pantauan debit air yang terus meningkat tiap jamnya.

“Di Pengaron sangat parah. Debit air sampai saat ini belum surut. Kita melakukan monitoring khusus di sana. Pihak Basarnas juga secara langsung terjun ke lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi warga,” bebernya.

Alam pun menambahkan, banjir dengan ketinggian yang parah pada 2021 ini tidak lepas dari anomali iklim La Nina yang menyebabkan meningkatnya curah hujan.

“Selain itu, penampung air seperti halnya embung di masing-masing daerah juga tidak mampu lagi menahan tingginya curah hujan dan akhirnya meluber ke pemukiman rumah warga,” tandasnya.  (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.