10 Mei 2021

Tingkatkan Pembinaan UMKM, Kadin Kalsel Gelar Rapimprov

2 min read

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan Syaiful Azhari, saat membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

DPRD Kalsel Usulkan Bentuk Perda Ekonomi Kreatif dan UMKM

BANJARMASIN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Selatan, menggelar rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) tahun 2021, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin pada Senin (11/1).

Menurut Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Selatan, Edy Suryadi kepada wartawan mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan pemulihan ekonomi, karena hampir 80 persen pengusaha, merupakan pelaku usaha menengah kecil dan mikro (UMKM), sehingga perlu diberikan pembinaan bersama pemerintah daerah, dengan sistem digital.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Kalimantan Selatan Edy Suryadi, saat memberikan komentarnya pada awak media

“Kami ingin semua pelaku usaha menengah kecil dan mikro (UMKM), memanfaatkan kecanggihan teknologi, baik dalam promosi, maupun jual beli usaha,” ucapnya.

Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor,  yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Syaiful Azhari mengatakan, dengan adanya rapat ini, akan mampu  mendongkrak perekonomian lebih baik lagi, mengingat sekarang masih dalam kondisi pandemi COVID-19. Tentu berdampak melalui daya beli masyarakat.

“Pemprov Kalsel terus berupaya untuk melakukan pemulihan ekonomi di tiga belas Kabupaten dan Kota,” katanya.

Menanggapi hal itu bendahara rapimprov kadin Kalsel, Muhammad Syarifuddin yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menjelaskan, kedepan akan dibentuk rancangan peraturan daerah untuk melindungi seluruh pelaku usaha, dan memudahkan mengajukan perizinan, serta bantuan permodalan, apalagi pandemi COVID-19 belum juga melandai.

Bendahara panitia rapat pimpinan provinsi kamar dagang dan industri Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, dan sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan

“Kami tidak ingin pelaku UMKM gulung tikar, sehingga perlu berkolaborasi Pemerintah Daerah, Kadin, dan HIPMI,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Selatan tahun 2021, dihadiri senior Kadin Indonesia Endang Kesumayadi, Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK, Kepala Dinas Perhubungan Kalsel Rusdiansyah, Kadis Koperasi dan UKM Kalsel Gustafa Yandi, serta pengurus Kadin dari 13 Kabupaten dan Kota.

Rapat kali ini mengangkat tema , Era Peradapan Baru UMKM Kalsel Go Digital “Melawan Krisis Ekonomi Dengan Pemberdayaan UMKM Sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kalsel Masa Pandemi COVID-19”. (NHF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.