15 Mei 2021

Januari 2021 Merupakan Puncak Tertinggi Curah Hujan

1 min read

Kepala Sub Bidang kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Syaifuddin Dinarja

BANJARBARU – Tingginya curah hujan pada awal Januari 2021 mengakibatkan terjadinya banjir dibeberapa tempat di Kalimantan Selatan.

Disampaikan Kepala Sub Bidang kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Syaifuddin Dinarja, berdasarkan Informasi yang didapat dari BMKG, pada Januari ini intensitas hujan dan curah hujan berada dititik tertinggi dan mengakibatkan beberapa daerah mengalami luapan air yang cukup banyak dan tidak tertampung di sungai-sungai, sehingga mengakibatkan banjir di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Banjar.

“Sedikitnya ada tiga kecamatan di kabupaten Banjar, yakni Astambul, Martapura, dan Martapura Barat,” ujarnya Rabu (6/1) kemarin saat ditemui di ruang kerjanya.

Selain Banjar, Tanah Laut juga disampaikan Dinar, mengalami hal serupa, seperti di kecamatan Bati-Bati, tambang ulang, Kurau serta di Pelaihari.

“Kalau berdasarkan hasil kalkulasi di lapangan, sudah ada ribuan rumah yang terendam. Namun sebagian besar masih dapat beraktifitas,” katanya.

Adapun di kabupaten Tapin dan kota Banjarbaru tambah Dinar juga mengalami banjir, namun dalam waktu beberapa jam kemudian air surut kembali.

Untuk bantuan disampaikan Dinar, pemprov Kalsel telah menyalurkan bantuan dibeberapa tempat. Seperti di desa kampung Melayu, Tunggul Irang, Teluk Selong dan lainnya di Kabupaten Banjar.

Untuk diketahui, Pemprov Kalsel telah mengeluarkan surat pemberitahuan mengenai status siaga darurat banjir, tanah longsor dan angin puting beliung sejak 10 Desember yang lalu.

“Surat keputusan gubernur ini akan berakhir hingga April 2021,” terangnya. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.