6 Mei 2021

Hindari Klaster Baru, Jembatan Pulau Bromo Langsung Ditutup Usai Diresmikan

1 min read

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin telah meresmikan Jembatan Pulau Bromo, Senin (4/1).

“Kami bersyukur setelah 20 tahun warga Pulau Bromo akhirnya bisa terhubung dengan Kota Banjarmasin, dengan adanya Jembatan Pulau Bromo,” ucap Ibnu saat melakukan peresmian jembatan pulau Bromo.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin bersyukur dengan telah diresmikannya Jembatan Pulau Bromo, dan diharapkan jembatan ini dapat bermanfaat bagi warga Pulau Bromo yang selama ini, tidak bisa menggunakan jalur darat.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina meresmikan Jembatan Pulau Bromo.

Maka dengan adanya jembatan ini, menurut Ibnu, warga Pulau Bromo dapat ke Kota Banjarmasin dengan jalur darat, karena selama ini, mereka hanya menggunakan jalur laut.

“Dengan adanya jalur darat maka diharapkan, perekonomian warga setempat mengalami peningkatan,” ujarnya.

Ibnu mengatakan, Jembatan Pulau Bromo ini juga digunakan sebagai ruang terbuka hijau. Pembangunan jembatan ini menggunakan anggaran APBD Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami berharap warga sekitar Jembatan Pulau Bromo dapat menjaga keberadaan jembatan tersebut,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga mengatakan, setelah diresmikan, Pemerintah Kota Banjarmasin menutup Jembatan Pulau Bromo tersebut.

“Pemerintah Kota Banjarmasin menutup Jembatan Pulau Bromo untuk pengunjung. Sedangkan, untuk warga setempat sudah diperbolehkan melintasi jembatan tersebut,” ungkap Ibnu.

Menurut Ibnu, penutupan Jembatan Pulau Bromo untuk pengunjung tersebut, dikarenakan saat ini masih terjadi pandemi COVID-19.

“Oleh karena itu penutupan ini dilakukan untuk menghindari terjadinya klaster baru Jembatan Pulau Bromo,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.