17 Mei 2021

Sungai Ulin Raih Penghargaan Kelurahan Peduli Karhutla

2 min read

Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan saat memberikan penghargaan kepada Lurah Sungai Ulin Muhammad Farhani.

BANJARBARU – Kelurahan Sungai Ulin Banjarbaru Utara berhasil meraih penghargaan Kelurahan Peduli Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) dari Dinas Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kehutanan.

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi karena kelurahan yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar ini dianggap aktif mendukung program pemerintah dalam penanggulangan Karhutla 2020.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan kepada Lurah Sungai Ulin Muhammad Farhani dalam acara penandatanganan MoU penyediaan bahan baku industri dengan berbagai perusahaan pemegang izin usaha industri primer hasil hutan kayu (IUIPHHK) di Kantor Dinas Kehutanan Kalsel, Selasa (29/12) kemarin.

Usai menerima penghargaan, Farhani mengaku bersyukur karena upaya mereka selama ini dalam penanggulangan karhutla diapresiasi oleh Pemprov Kalsel.

Diungkapkan Farhani, dalam penanggulangan karhutla pihaknya selalu aktif membantu pemerintah.

“Apabila terjadi kebakaran, kelurahan bersama warga langsung turun untuk membantu,” ungkapnya.

Ditambahkan Farhani, mereka juga aktif melakukan penanaman pohon di lahan tidur guna meminimalisir karhutla.

“Bibit yang ditanam bantuan dari Dishut Kalsel,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kehutanan Fatimatuzzahra menyebut, Penghargaan ini sebagai bentuk apreasiasi karena MPA ini mempunyai keaktifan dalam memberikan sosialisasi mengenai Karhutla.

“Setiap usulan KPH kita ambil satu yang aktif melaksanakan sosialisasi. Pemasangan spanduk. Kepala desa atau lurahnya yang sangat antusias dan aktif melakukan pencegahan Karhutla,” terang pejabat yang akrab disapa Aya ini.

Aya juga menyampaikan, luasan hutan terbakar pada 2020 ini jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data, kebakaran di dalam kawasan tidak lebih dari 25 hektar.

“Diluar kawasan memang masih banyak, tetapi dipastikan itu bukan kegiatan kehutanan,” ucapnya.

Patroli setiap hari yang dilakukan Dishut Kalsel serta musim kemarau dengan kategori basah ini diakuinya, juga menjadi faktor penting dalam penurunan angka Karhutla tahun ini.

Untuk diketahui, selain Kelurahan Sungai Ulin, dalam kesempatan itu piagam penghargaan peduli karhutla juga diberikan kepada Desa Tiwingan Baru, Aranio, Kabupaten Banjar. Serta, MPA Raja Lima Tiwingan Baru dan MPA Sei Ulin Bersatu. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.