20 Juni 2021

Finalisasi Raperda Pariwisata Halal di Banjarmasin Ditunda

1 min read

Ketua Pansus Raperda Pariwisata Halal Hilyah Aulia kerudung coklat, didampingi wakilnya Darma Sri Handayani kerudung kuning.

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menunda finalisasi rancangan peraturan daerah (raperda) pariwisata halal.

Menurut Ketua Panitia Khusus (Pansus), Raperda Pariwisata Halal DPRD Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia kepada wartawan pada Rabu (30/12), rencananya pembahasan dilakukan untuk memfinalisasi, namun tertunda, dikarenakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, tidak menghadiri undangan rapat tersebut.

“Kami mengundang Disbudpar Kota Banjarmasin sebanyak dua kali, namun tidak hadir, sehingga terpaksa ditunda finalisasi,” katanya.

Hilyah menjelaskan, persoalan ini akan disampaikan pimpinan dewan, mengingat pembahasan raperda itu harus disahkan menjadi payung hukum paling lambat akhir tahun 2020. Namun pihaknya berencana di bulan Januari, mengundang kembali Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus Raperda Pariwisata Halal, DPRD Banjarmasin, Darma Sri Handayani menambahkan, kehadiran peraturan daerah ini sangat bermanfaat bagi warga, diantaranya tersedia ruang ibadah dan fasilitas bersuci terpisah antara laki-laki dan perempuan di semua objek wisata, kemudian fasilitas pendukung lain, yaitu ada petunjuk arah kiblat, informasi tempat ibadah terdekat dan info tentang makanan serta minuman produk halal.

“Kami meminta seluruh pengelola objek  wisata, hotel, restoran, dan rumah makan nanti, wajib menyediakan fasilitas itu,” tutupnya.

Untuk diketahui pembahasan Raperda  Pariwisata Halal telah dimulai sejak bulan Oktober lalu. (NHF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.