15 Mei 2021

Pembelajaran Tatap Muka, Kantin Dilarang Buka

1 min read

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Yusuf Effendi.

BANJARBARU – Setiap satuan pendidikan yang akan bersiap untuk membuka pembelajaran tatap muka di Kabupaten/Kota, diharapkan tidak membuka kantin sekolah saat pembelajaran tatap muka berlangsung. Harapan ini disampaikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Yusuf Effendi, Kepada Reporter Abdi Persada FM belum lama tadi.

Disampaikan Yusuf, pihaknya mengimbau kepada satuan pendidikan yang akan melaksanakan Pembelajaran tatap muka agar tidak membuka kantin sekolah. hal ini dikarenakan terdapat penelitian dari jepang, yang mengungkapkan penyebaran virus COVID-19 dari makan bersama sangatlah besar, yakni sebesar 35 Persen.

“Dihimbau sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka, agar jangan membuka kantin sekolah, karena itu sudah terdapat didalam prosedur ketetapan 4 Menteri. Jadi ada beberapa langkah terkait Protokol Kesehatan (prokes), yang salah satunya tidak memperbolehkan anak-anak makan dan minum di kantin,” ungkap Yusuf.

Yusuf Effendi menambahkan, dengan membuka kantin sekolah, maka juga akan membuka resiko terjadinya penyebaran virus yang akan membuat bertambahnya penderita COVID-19.

“Selain kantin sekolah, satuan pendidikan harus mempersiapkan segalanya, mulai dari alat kesehatan seperti tempat cuci tangan, serta penyesuaian tempat duduk anak-anak,” lanjut Yusuf.

Yusuf menambahkan, terkait surat edaran 4 Menteri yang memperbolehkan dibukanya lembaga pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, namun pihaknya mengharapkan bagi kabupaten/kota se-Kalsel yang masih berstatus zona merah agar tidak melaksanakan pembelajaran tatap muka. Dikarenakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka dapat dilaksanakan setiap daerah dengan seminimal mungkin berstatus zona hijau dan kuning.

“saat pembelajaran tatap muka dimulai setiap kepala daerah harus mengedepankan kesehatan dan keselamatan peserta didik, serta warga lingkungan sekolah,” tutup Yusuf. (MRF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.