6 Mei 2021

Paman Birin: Adiwiyata Memiliki Semangat Yang Sama Dengan Gerakan Revolusi Hijau

2 min read

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat menyerahkan apresiasi Adiwiyata provinsi Kalsel 2020.

BANJARBARU – Sebanyak 27 sekolah di Kalimantan Selatan menerima apresiasi sekolah Adiwiyata provinsi Kalsel 2020, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Senin (21/12).

Apresiasi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Pj. Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, serta Kadis LH Kalsel Hanifah Dwi Nirwana.

“Dalam upaya pelestarian lingkungan. Pemerintah Provinsi telah memiliki program Revolusi Hijau. Dimana gerakan ini mendorong terbentuknya kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan,” Kata Paman Birin (Sapaan akrab Sahbirin Noor) saat memberikan sambutan pada penyerahan apreasiasi sekolah Adiwiyata 2020.

Paman Birin berujar, pelestarian sangatlah penting mengingat adanya hubungan saling ketergantungan antara manusia dengan lingkungan. Mengingat kerusakan lingkungan mempunyai dampak yang nyata terhadap alam terutama dari sisi kebencanaan seperti longsor, banjir, angin topan, kekeringan, krisis air bersih, dan kebakaran hutan.

“Dengan berbagai ancaman tersebut. Sudah seharusnya kita menyadari bahwa kita tidak bisa hidup tanpa lingkungan. Sehingga harus membangun kesadaran bahwa manusia yang membutuhkan lingkungan. Bukan sebaliknya,” tegasnya.

Maka dengan dasar pemikiran hubungan antara manusia dan lingkungan tersebut. Menjadikan landasan berjalannya program Adiwiyata. Yang mana mempunyai tujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Tentu Adiwiyata sangatlah sejalan dan memiliki semangat yang sama dengan gerakan revolusi hijau yang selama ini telah berjalan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana berujar, keterlambatan dalam penilaian Adiwiyata 2020 ini tidak lepas dari pandemi COVID-19. Mengingat sebagian besar sistem penilaian menggunakan aplikasi yang kemudian disusul verifikasi lapangan.

“Bagaimanapun juga dalam COVID-19 ini, membuat gerakan kita menjadi terbatas. Tetapi dengan ruh dan filosofi dari kegiatan Adiwiyata ini bagaimana kepedulian warga sekolah cinta lingkungan dan juga bisa diresonansi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di sekitarnya,” ujarnya.

Setidaknya pada masa pandemi COVID-19 lanjut Hanifah, penilaian yang dilakukan bagaimana pihak sekolah melakukan perencanaan, implementasi dari perencanaan, inovasi-inovasi pengelolaan lingkungan hidupnya di sekolah, kemudian juga mereka melakukan monitoring.

“Nah, ketika COVID-19 ini menjadi berbeda. Karena meminta buktinya bagaimana materi pembinaan dan kecintaan terhadap lingkungan,” terangnya.

Hanifah menyebut, dari penilaian ini ingin memastikan bahwa materi tersebut ada di dalam bagian pelajaran. Kemudian terdapat juga dapat tugas siswa. Siswa menjadi aktif di bank sampah di daerahnya. Serta yang penting bagaimana guru-guru memberikan kampanye dan edukasi kepada anak-anak sehingga siswa bisa mensosialisasikan kepada lingkungan terdekatnya.

Tercatat penerima apresiasi sekolah Adiwiyata Kalsel 2020 ini dari 6 Kabupaten dan satu Kota di Kalsel. Tidak semua daerah mengikuti program ini disadari Hanifah sebagai dampak dari masih belum aktifnya sistem pembelajaran tatap muka serta berbagai kebijakan di masing-masing daerah.

“ketidaktersediaan anggaran jua membatasi partisipasi,” jelasnya.

Secara rinci dari 27 penerima apresiasi Adiwiyata sekolah 2020 ini berasal dari 10 sekolah tingkat sekolah dasar (SD). 14 sekolah menengah pertama (SMP). Serta 6 sekolah dari tingkat sekolah menengah atas (SMA).

Hanifah juga memastikan Adiwiyata tingkat nasional tahun ini ditiadakan. Namun meski begitu Adiwiyata tingkat provinsi tetap diselenggarakan berdasarkan keinginan Gubernur Kalsel yang menganggap program ini sangat strategis dan tidak boleh terputus.

“Pak Gubernur menganggap program ini strategis. Sayang kalau terputus. Ini kan juga pembinaan bagi warga sekolah,” ungkapnya. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.