17 Mei 2021

Polresta Banjarmasin Berhasil Gagalkan Peredaran 84 Kg Sabu dan 30.000 Butir Ekstasi

2 min read

Kapolda Kalsel (dua dari kiri) saat memperlihatkan barbuk narkoba hasil sitaan Polresta Banjarmasin pada Kamis sore (17/12).

BANJARMASIN – Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Rikwanto memimpin press release pengungkapan kasus tindak pidana narkotika oleh Polresta Banjarmasin, pada Kamis sore  (17/12).

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan apel Polresta Banjarmasin, dengan dihadiri Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rahmat Hendrawan, Dandim 1007/Banjarmasin, Kepala BNN Kota Banjarmasin, dan Kepala Pengadilan Negeri Kota Banjarmasin.

Dalam penjelasannya, Kapolda Kalsel mengatakan bahwa, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Banjarmasin berhasil mengungkap tindak pidana narkotika seberat 93 kilogram (kg) terdiri dari sabu seberat 84 kilogram dan 30.000 butir ekstasi atau seberat 9 kilogram dan meringkus 1 (satu) orang tersangka berinisial HE (26).

HE (26), yang merupakan warga jalan Pramuka Kelurahan Sei Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur ini, diringkus jajaran Sat Resnarkoba Polresta Banjarmasin pada Selasa (15/12) pukul 22.45 WIB disalah satu hotel berbintang di Bandar Lampung.

Kapolda Kalsel menuturkan, bahwa barang bukti narkoba jenis sabu dan pil ekstasi yang diamankan dari tersangka, hendak diedarkan di wilayah Banjarmasin (Kalimantan Selatan) dan Surabaya (Jawa Timur), setelah sebelumnya barang tersebut diterima tersangka di Kota Medan, sebanyak 2 ke, dan di kota Lampung sebanyak 2 ke, sehingga total menjadi 4 koper.

Keberhasilan Polresta Banjarmasin dalam mengungkap peredaran narkoba ini pun,  mendapatkan apresiasi oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, terlebih pengungkapan kali ini menambah catatan manis Polresta Banjarmasin, yang awal November 2020 silam, berhasil menggagalkan 35 kilogram zabu dan 30.000 butir ekstasi.

“Ini prestasi luar biasa untuk Polresta Banjarmasin,” tutur Kapolda Kalsel.

Sementara itu, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rahmat Hendrawan pada kesempatan yang sama menyampaikan,  tersangka HE telah melakukan perbuatannya sebanyak 2 kali. Dimana yang pertama dia lakukan melalui perantara, sedangkan yang kedua kalinya ini dia lakukan langsung dengan mengontak bandar narkobanya.

Tertangkapnya tersangka, terang Kapolresta Banjarmasin, setelah Kasat Narkoba Kompol Wahyu Hidayat beserta Tim melakukan penyamaran dan pengintaian terhadap tersangka selama 2 pekan, sejak 4 hingga 15 Desember 2020.

“Dengan tertangkapnya tersangka tersebut, pihak kepolisian berhasil menyelamatkan 1.290.000 jiwa, dan tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” terang Kapolresta Banjarmasin.

Kapolresta pun berharap kepada media, agar mampu berperan aktif memberikan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba.  Dengan begitu semua pihak dapat bekerja sama memberantas narkotika, dengan aktif memberikan informasi kepada kepolisian. (BIROHUMASPOLDAKALSEL-RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.