6 Mei 2021

P3K Tenaga Pendidik di Banjarbaru Masih Tahap Proses Pengajuan Formasi

2 min read

Kadisdik Kota Banjarbaru, M. Aswan.

BANJARBARU – Rencana penerimaan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada 2021 di Kota Banjarbaru, hingga kini masih menjajaki tahap proses pengajuan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru, Muhammad Aswan mengatakan, sampai saat ini belum bisa membeberkan berapa jumlah formasi yang bakal ditempati oleh guru tenaga pendidik berstatus honorer. Bahkan, formasinya pun belum begitu diketahui secara intens oleh pihak Pemko Banjarbaru.

“Tentunya pasti harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan daerah, berapa formasi untuk TK, SD hingga SMP yang lowong dan semua itu pasti penempatannya ada di satuan pendidikan berstatus negeri,” ungkap Kadisdik Kota Banjarbaru, di ruang kerjanya, belum lama tadi.

Selain diproses, lanjut Aswan, berdasarkan data statistik bersamaan dengan adanya moratorium penerimaan pegawai negeri, baik ditingkat CPNS ataupun P3K yang kini telah hampir berjumlah ribuan honorer tersebut. Langkah awal yang bakal dilakukan, terlebih dahulu, Pemerintah Kota Banjarbaru harus melewati berbagai macam kajian.

“Maka dari itu, harus kami kaji dulu, dan Disdik Kota telah menerima surat dari Walikota Banjarbaru dalam hal ini Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) akan bersama-sama merumuskan formasi ini,” paparnya.

Kesempatan dibukanya lowongan P3K oleh Kemendikbud RI, Aswan pun memaparkan, harus diketahui terlebih dahulu jumlah satuan pendidikan disuatu daerah, terkhusus di Kota Banjarbaru.

“Untuk diketahui, bahwa selama 5 tahun, pemerintah telah memberlakukan moratorium penerimaan PNS. Bahkan, terhitung jumlah PNS yang pensiun di Indonesia telah mencapai diangka 58 ribu, sehingga, pada 2021 Kemendikbud RI telah membuka pendaftaran P3K dan kami belum bisa memberikan informasi lebih lanjut dikarenakan masih dalam proses pengajuan formasi tadi,” jelasnya.

Disamping itu pula, Dia menyebut, selain proses, kajian serta penyelesain perumusan formasi yang menjadi dasar pokok Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, verifikasi data yang diajukan ke Kemendikbud RI pun ternyata menjadi salah satu prioritas terpenting pihaknya saat ini, agar nama peserta yang terdaftar di Data Pokok Pendidik (Dapodik) bisa mengikuti langkah selanjutnya.

“Jadi usulan kita, itu nanti benar-benar akan diverifikasi oleh Kemendikbud RI, kalau tidak salah punya kita, prosesnya di Yogjakarta,” bebernya.

Ditanya soal peserta P3K yang berasal dari sekolah swasta, Aswan pun menegaskan, guru tenaga pendidik yang mengajar dimana saja baik tingkat swasta ataupun negeri tetap bisa mengikuti, bahkan, diperbolehkan asal terdaftar dalam Data Pokok Pendidik (Dapodik).

“Kesempatan masuk, itu bukan hanya orang yang menghonor di negeri saja, swasta pun bisa. Jadi tidak ada masalah,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.