17 Mei 2021

DPRD Kalsel Pelajari Penanganan Dampak COVID-19 Pada Pendidikan di Yogyakarta

1 min read

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M. Lutfi Saifuddin.

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mempelajari penanganan dampak COVID-19 pada dunia pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kepada wartawan, Kamis (17/12), Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M. Lutfi Saifuddin menyampaikan pihaknya perlu mempelajari penanganan dampak COVID-19 di DIY tersebut sebagai bahan masukan atau perbandingan untuk penanganan dampak Covid-19 di Kalsel.

Pasalnya selama pandemi COVID-19 belum berakhir, dampak wabah yang dapat membawa seseorang kepada kematian itu, juga akan selalu ada, hanya dampaknya apakah besar ataupun kecil, termasuk terhadap dunia pendidikan.

“Kita ingin penanganan dampak COVID-19 tidak terkecuali atau terutama pada dunia pendidikan bukan cuma sesegera mungkin, melainkan pula efesien dan efektif,” jelasnya.

Wakil Rakyat dua Periode tersebut mengungkapkan dampak COVID-19 mengakibatkan hasil/mutu dunia pendidikan menjadi menurun.

“Yang lebih fatal lagi dampak COVID-19 menimbulkan banyak anak didik putus sekolah. Hal tersebut tentunya tidak kita inginkan bersama,” katanya.

Dalam kunjungan kerja anggota Komisi IV DPRD Kalsel ke luar daerah, 17 – 19 Desember 2020 terbagi tiga kelompok yaitu ke DIY, Jakarta untuk melihat/mengetahui dampak COVID-19 terhadap “Anjungan Kalsel” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta ada pula ke Kalimantan Timur (Kaltim). (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.