17 Mei 2021

Penumpang Transportasi Udara di Kalsel Meningkat

2 min read

BANJARBARU – Mobilitas masyarakat melalui transportasi angkutan udara di Kalimantan Selatan kembali merangkak naik.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel mencatat, jumlah penumpang yang berangkat melalui bandara di Kalsel pada Oktober 2020 sebanyak 57.719 orang atau terjadi kenaikan sebesar 26,10 persen dibandingkan jumlah penumpang yang berangkat pada September, yang berjumlah 45.774 orang. Angka ini juga meningkat sekitar 20,2 persen jika dibandingkan bulan Agustus yang mengangkut penumpang sebanyak 47.986 orang.

“Namun kondisi ini masih jauh lebih rendah dibandingkan kondisi normalnya, yakni pada 2018 dan 2019,” terang Kepala BPS Kalsel, Moh Edy Mahmud, saat menyampaikan data melalui YouTube resmi BPS Kalsel, awal Desember tadi.

Adapun jumlah penumpang yang berangkat pada bulan Oktober 2019 lanjutnya, mempunyai jumlah 159.527 orang. Sehingga secara data, terjadi penurunan sebesar 63,82 persen.

Adapun penumpang yang datang melalui bandara di Kalsel pun pada Oktober 2020 ini tercatat sebanyak 56.777 orang. Atau mengalami peningkatan sebesar 14,59 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya yakni sebanyak 49,558 orang.

“Kondisi penumpang datang juga serupa dengan penumpang yang berangkat. Yakni terjadi penurunan sebesar 64,19 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan yang sama dengan jumlah penumpang datang sebanyak 158,594 orang,” terangnya.

Penumpang yang berangkat melalui Bandara Utama Syamsudin Noor pada bulan Oktober 2020 sebanyak 56.367 orang terjadi kenaikan sebesar 26,42 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang bulan September 2020 yang mengangkut 44.587 orang.

Pada Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru penumpang yang berangkat sebanyak 1.096 orang, naik sebesar 25,54 persen. Pada Bandara Bersujud Batulicin jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 256 orang atau turun 18,47 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan Bandara Warukin Tanjung, bulan Oktober ini masih belum beroperasi. Bila dibandingkan dengan bulan Oktober 2019, jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Syamsudin Noor turun sebesar 62,51 persen, yang melalui Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru turun sebesar 75,02 persen, dan Bandara Bersujud Batulicin turun sebesar 94,28 persen. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.