15 Mei 2021

Saksikan Deklarasi Pilkada Damai, Kapolda Kalsel Juga Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan

2 min read

Kapolda Kalsel saat menyerahkan APD secara simbolis, kepada personil dan anggota KPU Kalsel pada Sabtu (05/12).

BANJARMASIN – Untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Deklarasi Pilkada Damai dan Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkada 2020, pada Sabtu pagi (5/12) di mapolda Kalsel. Acara yang diprakarsai oleh Polda Kalsel bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ini, dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto memimpin langsung Apel Pergeseran Pasukan tersebut, dan turut dihadiri Ketua DPRD Kalsel, Danrem 101/Antasari, plt sekretaris daerah provinsi Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, KPU Kalsel, Bawaslu Kalsel, para Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, perwakilan partai politik pengusung, serta tim sukses pengusung pasangan calon.

Pada kesempatan ini, diserahkan  pula secara simbolis alat pelindung diri atau APD, bagi petugas pengamanan TPS Pilkada 2020 dari Kapolda Kalsel. Ini  menandakan, personil Polda Kalsel siap melaksanakan pengamanan pada perhelatan pesta demokrasi 5 tahunan ini, meski dalam kondisi pandemi COVID-19.

Dalam amanatnya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto  mengatakan, pilkada serentak ini menjadi tugas rutin 5 tahunan TNI-POLRI,  sebagai bentuk harkamtibmas dan pengayoman terhadap masyarakat Banua.

“Kesiapan Polda Kalsel beserta stakeholder lainnya dalam mengamankan penyelenggaraan pilkada tahun 2020 ini, tidak hanya didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, tetapi juga para paslon peserta pilkada beserta seluruh tim pemenangannya. Yakni melalui partisipasi seluruh paslon peserta pilkada untuk memberikan himbauan-himbauan kepada massa pendukung agar dapat mewujudkan pemilu yang Luber Jurdil; langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” papar Kapolda Kalsel.

Selain itu menurut Kapolda, pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dilaksanakan pada masa Pandemi COVID-19, sehingga diperlukan mekanisme khusus dalam pelaksanaannya, agar tidak berpotensi membentuk klaster baru.

“Maka dari itu, pemilu serentak pada tahun ini diselenggarakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini diatur dalam PKPU Nomor 10 Tahun 2020 dan Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilu dimasa Pandemi COVID-19. Melalui momen deklarasi damai ini, merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai serta tetap mematuhi protokol kesehatan,” ucap Kapolda Kalsel.

Dalam amanatnya juga,  Kapolda Kalsel mengatakan bahwa, apel pergeseran pasukan prngamanan pilkada yang diselenggarakan, merupakan representasi dari kesiapan atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh rakyat Indonesia untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran, demi suksesnya penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020 di wilayah hukum Polda Kalsel.

“Kepercayaan ini haruslah kita jawab dengan kesungguhan dan keikhlasan hati, yang diwujudkan dengan keseriusan dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Dalam hal ini, saya juga menegaskan, netralitas TNI-POLRI adalah harga mati. Sedikit saja miring akan kita tarik. Silahkan masyarakat memantau, menilai, mengamati ada yang tidak netral akan kita tarik. Sejauhmana ketidaknetralannya, akan dilihat apabila sudah melanggar hukum maka akan diproses. Mari sama-sama kita jaga agar netralitas TNI-POLRI dapat terwujud di lapangan,” tutupnya.

Pada pilkada serentak tahun ini, Polda Kalsel menurunkan 1.438 personilnya, untuk pengamanan di 9.000 lebih TPS di 13 kabupaten/kota. Selain itu, Polda Kalsel  mendapatkan bantuan sebanyak 200 personil Satuan Brimob Polda Kalteng atau sebanyak 2 Kompi. (BIROHUMASPOLDAKALSEL-RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.