6 Mei 2021

2021, Kalsel Miliki 7 Sekolah Baru

2 min read

BANJARBARU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan memastikan, pembangunan 7 sekolah baru akan direalisasikan pada 2021 mendatang. Yakni terdiri dari 4 SMA dan 3 SMK, yang sepenuhnya teranggarkan pada APBD 2021 sebesar Rp 5,5 miliar, dan APBN 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan, Muhammad Yusuf Effendi mengatakan, meski sempat mengalami refocusing anggaran akibatkan pandemi COVID-19 pada tahun 2020, namun pada 2021, program pendidikan pun kembali akan dilanjutkan. Termasuk, usulan pembangunan 7 sekolah baru yang sempat tertunda, dipastikan bakal terealisasi tahun depan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan, M. Yusuf Effendi.

“Tahun ini, kami telah menganggarkan untuk membangun sebanyak 7 unit sekolah baru,” ujar Yusuf kepada Abdi Persada FM, baru-baru ini.

Dari 7 unit sekolah baru itu, Yusuf menjabarkan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Kalsel telah mengalokasikan pembangunan 4 unit SMA dan 1 SMK. Sedangkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), pemerintah pusat hanya dapat mengalokasikan untuk pembangunan 2 SMK saja.

“Untuk 2 unit SMK dianggarkan melalui APBN dan ada 1 unit dari APBD. Sehingga 4 unit lainnya adalah SMA lewat APBD juga apabila ditotalkan menjadi 7 unit,” ungkapnya.

Untuk realisasi, Ia memastikan, pembangunan akan dimulai pada 2021 mendatang, dengan total anggaran sebesar Rp5,5 miliar. Bahkan, alokasi tersebut telah sepenuhnya disiapkan.

“Sudah dialokasikan dan tinggal realisasi saja di tahun 2021, untuk SMA rinciannya meliputi, Banjabaru ada 1 unit, Tapin 1 unit, Banjar 1 unit, Kotabaru ada 2 unit di dua Kecamatan berbeda, hingga dikucurkan sekitar 1 miliar dan khusus di Tanah Bumbu sebesar 1,5 miliar dikhususkan untuk 1 unit SMK sehingga ditotalkan menjadi Rp5,5 miliar melalui APBD” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembina SMA Disdikbud Kalsel, Muhammaddun mengaku, sangat mengapresiasi langkah cepat yang telah diambil oleh pemerintah. Dimana diketahui, pendidikan di wilayah pelosok juga perlu mendapat  perhatian. Bahkan, menjadi impian terbesar bagi masyarakat pelosok, untuk mengenyam pendidikan yang layak.

“Tentunya realisasi pembangunan SMA sangat diapresiasi sekali, bahwa kebutuhan pendidikan di pelosok juga menjadi perhatian serius pemerintah saat ini,” paparnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pembina SMK Disdikbud Kalsel, Syamsuri menuturkan, pembangunan SMK yang ada di wilayah Tanah Laut dan Tapin dipastikan terealisasi.  melalui Anggaran Belanja Pendapatan Negara (APBN). Bahkan, Pemerintah hanya tinggal menyelesaikan proses administrasi pemberkasan.

“Untuk realisasinya pemberkasan lahan harus selesai dulu. Baru nanti bisa melaksanakan pembangunan SMK di di dua wilayah tersebut, meskipun telah berhasil dihibahkan oleh Pemda Tapin serta Tala. Oleh sebab itu, beberapa sisa lainnya juga harus dituntaskan terlebih dahulu,” jelasnya.

Untuk diketahui, 7 sekolah baru yang akan dibangun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan pusat, meliputi 4 SMA dengan lokasi Landasan Ulin di Kota Banjarbaru, Piani di Kabupaten Tapin, Aranio, Kabupaten Banjar, Pulau Laut dan Pamukan Selatan di Kabupaten Kotabaru. Sedangkan, untuk 3 SMK masuk di Mantewe di Kabupaten Tanah Bumbu, Jorong di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Tapin. (RHS/RIW/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.