3 Maret 2021

Oknum ASN DLH Banjarmasin Akui Perbuatannya Atas Dugaan Gadai Koridor Jalan

2 min read

Kepala DLH Kota Banjarmasin Mukhyar.

BANJARMASIN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin menggelar jumpa pers, terkait adanya aduan dari puluhan penyapu jalan yang gajinya tidak dibayar serta adanya gadai koridor jalan.

Jumpa pers digelar di ruang rapat Kantor DLH Kota Banjarmasin, Kamis (3/12). Dihadiri langsung Kepala DLH Kota Banjarmasin Mukhyar, Sekretaris DLH Kota Banjarmasin Zuahar Arif, serta Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Banjarmasin Marzuki.

Kepala DLH Kota Banjarmasin Mukhyar menyampaikan, permasalahan yang terjadi tersebut, murni ulah dari oknum tersebut.

“Mengingat DLH Kota Banjarmasin tidak pernah telat dalam pembayaran gaji untuk petugas penyapu jalan,” ucapnya.

Selain itu, menurutnya untuk koridor jalan yang diberikan oleh oknum tersebut adalah ilegal atau tidak resmi.

Mukhyar mengatakan, DLH Kota Banjarmasin tentunya melakukan pemeriksaan terhadap oknum tersebut. Mengingat, korban dari oknum itu tidak hanya dari orang luar, tetapi orang dalam DLH Kota Banjarmasin juga telah menjadi korban, hutang piutang dari oknum tersebut.

“Kurang lebih 5 orang di DLH Kota Banjarmasin juga menjadi korban,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Banjarmasin Marzuki mengatakan, karena oknum tersebut berada dibawah pihaknya, maka mereka telah menghubungi oknum yang bersangkutan melalui sambungan telpon dan siap bertanggung jawab.

Menurut Marzuki, dari hasil perbincangan itu, oknum ASN tersebut menyatakan siap mengganti seluruh biaya yang dituntut petugas kebersihan yang Ia rekrut secara ilegal.

Baik itu uang jaminan sebesar 15 juta per orang, gaji yang tidak dibayarkan beberapa bulan maupun utang piutang sesuai kwitansi yang tertera.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan orang penyapu jalan dibeberapa titik di Kota Banjarmasin mendatangi Balaikota Banjarmasin, untuk mengadukan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, yang diduga telah melakukan tindakan ilegal dengan mengadaikan lahan atau koridor jalan.

Salah satu penyapu jalan berinisial D mengaku, kedatangan mereka ke Balaikota Banjarmasin, untuk mengadukan permasalahan mereka yang tidak di gaji dalam beberapa bulan, serta meminta kembali uang jaminan gadai atas lahan, yang dibersihkan mereka. (SRI/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.