4 Maret 2021

DPRD Kalsel Upayakan Insentif Bagi Petugas Non Medis Covid-19

1 min read

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M. Lutfi Saifuddin.

BALIKPAPAN – Menjelang satu tahun, virus Covid-19 di Indonesia sejak secara resmi diumumkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada Kamis, 2 Maret 2019 yang lalu mengalami naik turun perkembangan kasus. Hal ini menjadi perhatian Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel M. Lutfi Saifuddin menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan upaya di sektor tugas pokok komisinya yang salah satunya terkait tentang kesehatan. Ia menyoroti terkait petugas pelaksana penanggulangan Covid-19 non-medis yang ikut berjuang di lapangan, yang menurutnya perlu adanya insentif seperti halnya para tenaga kesehatan (nakes).

Hal ini dikonfirmasi ketika dirinya bersama para anggota Komisi IV DPRD Kalsel melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke RSUD Beriman, Balikpapan, Kalimantan Timur pada pagi Rabu, (2/12).

Lutfi menjelaskan kunker Komisi IV DPRD Kalsel tersebut adalah dalam rangka mendiskusikan dan sekaligus mencari solusi terkait kebijakan insentif tenaga non-medis bersama Direktur RSUD Beriman Ratuh Kusuma W.

“Kali ini kami komisi IV DPRD Kalsel didampingi langsung oleh pihak RSUD Ulin Banjarmasin, di antaranya Kabid Pelayanan Medis, Yuyun serta Kabid Keperawatan, Heru, semoga ada hal berharga yang bisa kami bawa ke Kalsel,” ujar Lutfi di sela diskusinya bersama pihak RSUD Beriman Balikpapan.

Lutfi menambahkan, bahwa insentif bagi tenaga non-medis ini sangat penting, karena menurutnya mereka pun juga terlibat langsung dalam upaya penanganan COVID-19.

“Kami mengharapkan dari APBD bisa menyentuh tenaga medis. Inilah bagian dari upaya-upaya kami dari komisi IV,” pungkasnya. (HUMASDPRDKALSEL/NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.