6 Mei 2021

ASN DLH Banjarmasin Diduga Gadaikan Koridor Jalan

2 min read

Sekretaris DLH Kota Banjarmasin Zauhar Arif saat memberikan bantahan.

BANJARMASIN – Puluhan orang penyapu jalan dibeberapa titik di Kota Banjarmasin mendatangi Balaikota Banjarmasin, untuk mengadukan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, yang diduga telah melakukan tindakan ilegal dengan mengadaikan lahan atau koridor jalan.

Salah satu penyapu jalan berinisial D mengaku, kedatangan mereka ke Balaikota Banjarmasin, untuk mengadukan permasalahan mereka yang tidak di gaji dalam beberapa bulan ini, serta meminta kembali uang jaminan gadai atas lahan, yang dibersihkan mereka.

Menurut penyapu jalan tersebut, uang jaminan gadai terhadap lahan tersebut sebesar 15 juta rupiah perorang.

“Kami kesini meminta uang gadai dikembalikan,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, di Balaikota Banjarmasin, Rabu (2/12).

“Kami menerima kuitansi pembayaran namun pintarnya si oknum pada bukti pembayaran tersebut bertuliskan peminjam uang,” tuturnya lagi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Zauhar Arif, ketika dikonfirmasi menjelaskan, jika DLH Kota Banjarmasin tidak pernah terlambat membayarkan gaji, bahkan DLH tidak pernah menunda untuk membayar gaji. Selain itu, lanjutnya, DLH Kota Banjarmasin tidak ada jual beli koridor jalan kepada penyapu jalan.

“Saat ini kami tegaskan, DLH Kota Banjarmasin selalu membayar gaji para penyapu jalan di kota ini, serta DLH Kota Banjarmasin tidak pernah melakukan jual beli koridor tersebut,” ucapnya.

Menurut Zauhar, yang melakukan tindakan tersebut hanya oknum yang bekerja di DLH Kota Banjarmasin.

“Oknum tersebut saat ini sedang menjalani kerja di rumah karena sakit. Namun, dengan adanya kejadian ini maka pada 30 November kemarin, DLH menghentikan oknum tersebut bekerja dari rumah. Dan pada 6 Desember mendatang, kami akan memanggil oknum tersebut untuk menjalani pemeriksaan,” ungkap Zauhar.

Zauhar mengatakan, apabila oknum tersebut tidak hadir dalam dua kali pemanggilan, maka pihaknya akan melimpahkan kepada Majelis Penjatuhan Disiplin ASN. Untuk memberikan tindakan dan pemeriksaan kepada oknum ASN yang bersangkutan.

“Dengan adanya kejadian ini tentunya mencoreng dan memalukan bagi DLH Kota Banjarmasin,” ucap Zauhar. (SRI/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.