15 Mei 2021

Jelang Nataru, Disdag Kalsel Gelar Rakor

2 min read

Saat narasumber, menyampaikan pemaparan.

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatanmenggelar rapat koordinasi dan identifikasi harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tahun 2020, yang fokus pada kegiatan pengembangan perdagangan dalam negeri daerah Kalsel, Selasa (1/12) di salah satu hotel di Banjarmasin.

Suasana rakor jelang natal dan tahun baru.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan SelatanĀ Birhasani kepada wartawan menyampaikan, rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketersediaan pasokan dan harga bahan pokok serta kesiapan daerah untuk menghindari terjadinya kekurangan pasokan, terutama menjelang HBKN.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, saat memberikan komentarnya pada media massa.

“Kegiatan ini menghadirkan narasumber, dari Dirjen Perdagangan Kementrian dalam negeri Bambang Wisnu Broto, Kepala Bulog Divre Kalsel Arif Mandu, dan Perwakilan Bank Indonesia. Dari hasil rakor dengan semua stakholder terkait, seperti BUMN, Bulog dan pelaku usaha di Kabupaten/Kota, seluruh bahan pokok akan tersedia dengan aman di pasaran, bahkan hingga tiga bulan ke depan. Begitupun perkembangan stabilitas barang yang didatangkan baik dari Kabupaten dan Kota, serta antar pulau di Indonesia,” jelasnya.

Sehingga menurut Birhasani, dari data yang disampaikan, pihaknya menjamin seluruh bahan pokok aman.

Sementara itu Kepala Divisi Regional Bulog Kalimantan Selatan Arif Mandu memastikan, untuk ketersediaan beras saat ini lebih dari 7.000 ton, minyak goreng 34 ribu liter, tepung terigu 14 ton, daging sapi beku 17 ton dan gula 19 ton. Sehingga menjelang HBKN tahun ini, seperti natal dan tahun baru, ketersediaannya dipastikan aman, bahkan hingga tiga bulan kedepan.

“Kami sudah pesan gula 1.000 ton, saat ini dalam proses pengiriman dari Provinsi Jawa Tengah,” ucapnya.

Untuk diketahui, rapat koordinasi ini diikutiĀ  Kepala Dinas Perdagangan dari 13 Kabupaten dan Kota, beberapa SKPD dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kepolisan Daerah Kalsel, Bea Cukai, dan pelaku usaha. Selain itu, dalam rakor ini juga membahas mengenai persiapan pasar murah yang akan dilaksanakan di 12 Kabupaten dan Kota, karena untuk Kota Banjarmasin sudah terlaksana pada pekan lalu. (NHF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.