7 Mei 2021

Peringati Hari Dongeng Nasional, Dispersip Kalsel Kunjungi Panti Asuhan Al-Aqsho

2 min read

Suasana Peringatan Hari Dongeng Nasional di Panti Asuhan Al-Aqsho.

BANJARMASIN – Peringatan Hari Dongeng Nasional yang jatuh setiap tanggal 28 November dirayakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan dengan cara berbeda. Jika tahun-tahun sebelumnya selalu mendatangkan pendongeng maupun juru kisah Nasional ke Perpustakaan Palnam yang dihadiri oleh ratusan pengunjung anak-anak memenuhi ruang Kids Library maupun di panggung outdor. Namun tahun ini, Dispersip Kalsel mengunjungi Panti Asuhan Al- Aqsho di bawah naungan Pondok Pesantren Hidayatullah Banjarbaru.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan momentum peringatan hari dongeng tahun ini dilaksanakan berbeda dikarenakan masa pandemi COVID-19 yang tidak bisa mengumpulkan orang banyak. Meskipun begitu, kondisi ini tidak membuat Dispersip Kalsel berdiam diri, namun tetap menggelar kegiatan dengan menerapkan aturan sesuai protokol kesehatan.

“Walaupun kondisi terpaan COVID-19 , kita tidak lantas berdiam diri, kita harus tetap kreatif dengan cara yang berbeda, makanya tahun ini Dispersip tetap merayakan hari Dongeng Nasional namun dengan cara yang berbeda,” tuturnya, akhir pekan lalu.

Kepala Dinas yang akrab disapa Bunda Nunung ini menjelaskan kegiatan tersebut hanya menghadirkan maksimal 20 orang anak karena mereka tidak datang ke sekolah dan acaranya diselenggarakan tidak terlalu lama dikarenakan masa pandemi dan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kunjungannya tersebut, Dispersip Kalsel membawa Mobil Perpustakaan Keliling dan diisi Hiburan Badut, serta menghadirkan Pendongeng Novia Eka Saputri (Guru PAUD) asal Banjarbaru.

Bunda Nunung menyampaikan mendongeng dapat membangun imajinasi anak yang akan menentukan kesuksesan mereka di masa depan.

“Makna mendongeng adalah agar anak-anak senang dan mencintai cerita dari buku, cerita-cerita itu lah dapat menciptakan imajinasi di dalam otak. Kemampuan dalam berpikir dan membayangkan hal-hal di otak adalah kunci kesuksesan di masa depan,” jelas mantan Kadispersip Banjarbaru ini.

Dalam rangka peringatan Hari Dongeng Nasional ini pula, Bunda Nunung mengajak seluruh orang tua, tidak hanya ibu tetapi juga bapak untuk aktif membacakan cerita atau buku kepada anaknya setiap malam secara rutin. Ia juga bahwa mendongeng (story telling) merupakan kegiatan yang positif yang bisa dilakukan oleh orangtua dan anak agar menjadi lebih dekat.

“Saya mengajak seluruh orangtua, tidak hanya ibu tetapi juga bapak untuk aktif membacakan cerita atau buku kepada anaknya setiap malam secara rutin. Hal ini dikarenakan pendidikan anaknya sendiri adalah tugas kedua orangtua. Selain menjalin rasa kekeluargaan dengan berkumpul bersama dan saling bersenda gurau penuh keakraban,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Banjarbaru, Ichra Diyono mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Dispersip Kalsel. Ia menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak.

“Kegiatan ini sangat baik untuk menumbuhkan karakter anak-anak dalam membaca dan berdongeng,” harapnya.

Dengan diisi berbagai hiburan yang menghibur anak-anak, Andi menyampaikan sangat senang dan terhibur acara yang di selenggarakan Dispersip Kalsel.

“Acaranya rame, ada cerita dongeng, ada badut sama buku yang bagus untuk di baca,” pungkasnya. (HUMASDISPERSIPKALSEL-NRH-RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.