17 Mei 2021

PT Bangun Banua Akan Realisasikan Bisnis Industri Hilir dan Telekomunikasi

2 min read

Direktur Operasional PT Bangun Banua, Khairil Anwar.

BANJARMASIN – Sukses melebarkan sayap di bidang bisnis pertambangan, perhotelan dan properti, PT Bangun Banua akan menyegerakan realisasi pengembangan bisnis usaha baru lagi ke dalam industri berbasis retail Liquified Petrolium Gas (LPG) dan tower provider.

Direktur Operational PT Bangun Banua, Khairil Anwar mengatakan, meski sejumlah sektor pengembangan bisnis lainnya, seperti hotel, pertambangan hingga properti menjadi lingkup tupoksinya, namunĀ  diprediksi memasuki awal Januari atau Maret 2021, dua usaha baru yaitu, tower provider dan retail gas elpiji dipastikan akan benar-benar direalisasi.

Hotel Batung Batulis Banjarmasin yang sedikit demi sedikit mulai direnovasi.

“Untuk bisnis di bidang usaha gas elpiji semua sudah bekerjasama dengan PT Pertamina, dan untuk tower (menara) provider kami sudah diberikan kewenangan menangani kawasan pedesaan terpencil di 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan,” ujarnya kepada reporter Abdi Persada FM, pada Kamis (26/11).

Terkait pengembangan bisnis LPG, Khairil menyebut, bahwa secara keseluruhan sepenuhnya PT Pertamina yang menyelesaikan perizinan. Sehingga, PT Banua Banua hanya sebagai penyuplai saja. Akan tetapi, dalam pengelolaan pihaknya masih tetap menjadi mitra kerja untuk ikut berpartisipasi dalam pendistribusian ke masyarakat nantinya.

“Kalau retail gas ini terealisasi, elpiji yang dijual akan tetap menggunakan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai aturan dari pemerintah, dan realisasi target dipastikan awal Januari sudah mulai jalan,” bebernya.

Tower provider yang akan dibangun oleh PT Bangun Banua dan Perusahaan provider milik BUMN.

Disamping akan mewujudkan retail LPG, dia mengungkapkan, tower provider yang berkerjasama dengan salah satu perusahaan milik negera itu, ternyata bukan hanya sebatas wacana. Dimana, hal ini bakal dibuktikan dalam pilot project pertama pihaknya, yakni menitik fokuskan ke kawasan daerah pedesaan terpencil di wilayah Kabupaten Tabalong.

“Kami akan membangun tower (menara) provider, dimana proyek ini merupakan langkah khusus agar masyarakat di desa terpencil bisa menikmati internet sepenuhnya seperti yang daerah perkotaan. Dan kabupaten Tabalong yang jadi pilot project pertama,” ungkapnya.

Disamping akan merealisasi industri hilir dan telekomunikasi, Khairil juga menambahkan, khusus pengembangan Hotel Batung Batulis Banjarmasin agar menjadi pusat perhatian, selain telah berhasil merenovasi beberapa fasilitas sarana prasarana. Saat ini, PT Bangun Banua juga sedang menyelesaikan pemasangan videotron atau layar panel berteknologi LED (Ligth Emitting Diode) yang nantinya bisa dilihat di halaman utama.

“Untuk pemasangan sudah bisa dilihat ada tiangnya di depan halaman utama. Kami tinggal menunggu finalisasi saja, Desember selesai dan videotron ini hanya khusus untuk media promosi Pemprov Kalsel dan PT Bangun Banua saja,” tuturnya.

Secara keseluruhan, proyek yang bakal dipastikan berhasil terealisasi itu, sepenuhnya juga telah didukung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan. Bahkan, dengan bergantinya direksi baru, diharapkan seluruh bisnis yang dikembangkan mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara maksimal.

“Maka dengan adanya sejumlah bisnis yang dikembangkan ini, PT Bangun Banua akan berusaha keras agar PAD bisa didapatkan maksimal. Hal ini, harus optimis tercapai,” pungkasnya. (RHS/RIW/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.