6 Mei 2021

Pandemi Covid-19, Guru Tak Boleh Mudah Menyerah

2 min read

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperingati Hari Guru Nasional 2020. Peringatkan ini dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Rabu (26/11).

Peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke 75 serta Hari Guru Nasional di Provinsi Kalsel

Dalam sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim yang dibacakan Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar menyampaikan, pihaknya  mengapresiasi setinggi tingginya kepada semua guru, tenaga pendidikan, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang luar biasa.

Menurut Nadiem, di masa pandemi COVID-19 dengan segala keterbatasan ini, namun dengan semangat juang dan kesabaran, maka proses mengajar tetap berjalan hingga saat ini. Nadiem mengatakan, pihaknya juga terharu dengan cerita-cerita yang dihadapi dalam memberikan pengajaran dimasa pandemi COVID-19 ini.

Sementara itu, Pj. Sekda Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar menyampaikan, ucapan selamat Hari Guru untuk seluruh guru di Kalimantan Selatan, serta apresiasi dari pemerintah provinsi Kalsel atas peranan guru yang terus berjuang dalam mencerdaskan anak bangsa meski ditengah pandemi COVID-19.

“Meski ditengah keterbatasan saat ini, guru tetap kreatif dalam melakukan inovasi memberikan pengajarannya,” ucapnya.

Dedikasi guru saat ini, lanjut Roy, tentunya mendapatkan penghargaan dari semua pihak termasuk dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel M Yusuf Effendi menyampaikan, harapan pihaknya pada hari guru ini.

“Kepada guru-guru agar tidak mudah menyerah. Tentunya tidak menyerah tersebut merupakan suatu spirit dan semangat yang perlu diapresiasi oleh pemerintah,” ucap Yusuf.

Dengan begitu menurutnya, proses belajar dan mengajar akan tetap terus berjalan, untuk mencerdaskan anak bangsa. Meski belajarnya melalui rumah atau dalam jaringan (daring).

“Peran guru diera dikebijakan Kemendikbud saat ini disebut dengan masa merdeka belajar, maka peran guru sebagai setral dari proses pengajaran. Diharapkan, untuk terus meningkatkan kemampuannya,” ujar Yusuf. (SRI/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.