15 Mei 2021

AKD DPRD Kalsel Kunker Keluar Daerah

2 min read

Sekretaris DPRD Kalsel, A.M Rozaniansyah.

BANJARMASIN – Anggota Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja (kunker) keluar daerah yang dijadwalkan pada 23 – 25 November 2020. Ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (23/11), Sekretaris DPRD Kalsel, Antung Mas Rozaniansyah membenarkan hal tersebut.

“Jadi Badan Pembentukan Peraturan Daerah melakukan studi komparasi ke BP Perda DPRD Provinsi Jawa Tengah di Semarang mengenai peran BP Perda dalam sosialisasi dan uji publik Raperda dan Badan Kehormatan melakukan berkunjung ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI di Jakarta terkait tugas dan peran BK dalam menjaga harmonisasi antar Pimpinan dan Anggota DPRD,” jelasnya.

Sedangkan Komisi-Komisi DPRD Kalsel, menurut Nunung (sapaan akrab Sekwan), menghadiri undangan instansi maupun mendampingi dinas terkait seperti Komisi I DPRD Kalsel menghadiri undangan audiensi Kerukunan Warga Kalimantan Selatan (KWKS) di Provinsi Jawa Barat terkait Budaya Kalsel dan Komisi II DPRD Kalsel mendampingi kunker Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel ke PT Rutan di Provinsi Jawa Timur.

“Komisi III DPRD Kalsel melakukan studi komparasi tupoksi Komisi III di masa pandemi Covid-19 dan Komisi IV DPRD Kalsel menghadiri undangan Kerukunan Warga Kalimantan Selatan (KWKS)  dalam rangka audiensi terkait pelestarian budaya Kalsel ke Jawa Barat,” tambahnya.

Terpisah, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalsel, Imam Kanapi menyampaikan pihaknya berkunjung ke MKD DPR RI juga untuk mendalami dan menyempurnakan Kode Etik DPRD.

Ketua BK DPRD Kalsel, Imam Kanapi.

“Kami ingin menanyakan masalah hal-hal apa saja yang bisa diterapkan di Kalsel. Terutama masalah budaya berpakaian anggota Dewan. Misalnya pada hari tertentu memakai baju Sasirangan. Kalau hari-hari lain bisa berpakaian resmi. Hal itu dilakukan untuk menjaga marwah dan wibawa anggota DPRD Kalsel sebagai Wakil Rakyat,” tuturnya.

Selain itu, BK DPRD Kalsel juga akan mempelajari permasalahan kehadiran Anggota Dewan dalam kegiatan rapat. Tidak hanya memenuhi kourum tetapi diharapkan kehadiran bisa mencapai 80-90 persen. (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.