NewsProvinsi Kalsel

DPRD Kalsel Tetapkan 20 Raperda Masuk Dalam Propemperda 2021

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan 20 buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2021. Kepastian itu didapat setelah para wakil rakyat tersebut menggelar Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK di ruang Paripurna DPRD Kalsel, Kamis (19/11).

Sebelum ditetapkan dalam rapat paripurna, pada hari yang sama terlebih dahulu Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kalsel bersama Pimpinan Komisi I, II, III, dan IV DPRD Kalsel serta Biro Hukum Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel melakukan rapat dengan materi koordinasi penyusunan Propemperda Tahun 2021.

“Dari rapat itu disepakati usulan Propemperda Tahun 2021 yang diajukan Pemprov dan yang berasal dari inisiatif DPRD sebanyak 20 Raperda, 12 Raperda diantaranya merupakan inisiatif Dewan dan sisanya yaitu delapan Raperda usulan dari Pemprov,” kata Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Kalsel, Gusti Rosyadi Ilmi kepada wartawan, usai rapat paripurna.

Ia menjelaskan 12 Raperda yang diusulkan sebagai inisiatif DPRD Kalsel adalah Raperda Penyelenggaraan Fasilitasi London Pesantren, Raperda Penyelenggaraan Kerjasama Antar Daerah, Raperda Perubahan Atas Perda 4 Tahun 2015 Tentang PPNS, Raperda Pengembangan Ekonomi Kreatif Dan Pemberdayaan Usaha Kecil, Raperda Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Raperda Penetapan BUMD Provinsi sebagai Penyelenggara SPAM Lintas Kabupaten/Kota, Raperda Perlindungan Dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG), Raperda Kebijakan Pengembangan Prasarana Dan Sarana Air Limbah di Wilayah Provinsi Kalsel, Raperda Pengembangan Dan Pengelolaan Sistem Manajemen Jalan Provinsi, Raperda Penyelenggaraan Sistem Drainase Dan Pengendalian Banjir di Wilayah Provinsi, Raperda Penguatan Fasilitasi Pendidikan Perguruan Tinggi, serta Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Pemberdayaan Tenaga Kerjasama Daerah.

Lebih lanjut, Politisi PKS ini mengungkapkan delapan Raperda yang diusulkan oleh pihak Eksekutif yaitu Raperda Rencana Tata Ruang Dan Peraturan Zonasi Kawasan Strategis Provinsi Kawasan Rawa Batang Banyu Tahun 2021-2041, Raperda Rencana Tata Ruang Dan Peraturan Zonasi Kawasan Strategis Provinsi Kawasan Pegunungan Meratus Tahun 2021-2041, Raperda Perubahan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah, Raperda Penyelenggaraan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik di Lingkungan Pemprov Kalsel, Raperda Penambahan Penyertaan Modal Kepada Perusahaan Air Minum Daerah Intan Banjar, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2021, Raperda Perubahan APBD Tahun 2021 serta Raperda APBD Tahun 2022.

“Tiga raperda terakhir merupakan raperda kumulatif terbuka Propemperda Tahun 2021,” katanya.

Dengan ditetapkannya 20 Raperda Masuk dalam Propemperda Tahun 2021 diharapkan tugas-tugas DPRD Kalsel dalam fungsi legislasi kedepan bisa semakin optimal. (NRH/RDM/RHD)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat